Peringati Hari Santri, Ini Pesan Joncik

- Redaksi

Selasa, 25 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Santri Nasional yang mengusung tema 'Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan', diselenggarakan Selasa (25/10/2022), diikuti berbagai elemen termasuk dari beberapa santri dari Pondok Pesantren yang ada di Empat Lawang.

Hari Santri Nasional yang mengusung tema 'Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan', diselenggarakan Selasa (25/10/2022), diikuti berbagai elemen termasuk dari beberapa santri dari Pondok Pesantren yang ada di Empat Lawang.

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad menjadi Inspektur Upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Agama Republik Indonesia (RI), dalam peringatan Hari Santri Nasional di halaman Polsek Tebing Tinggi kabupaten Empat Lawang pada Sabtu 22 Oktober 2022.

Hari Santri Nasional yang mengusung tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’, diselenggarakan Selasa (25/10/2022), diikuti berbagai elemen termasuk dari beberapa santri dari Pondok Pesantren yang ada di Empat Lawang.

Tahun ini para peserta upacara laki-laki memakai kain sarung dan kopiah, sementara perempuan menggunakan jilbab panjang dan rok layaknya santri.

Dalam pidato Menteri Agama RI yang dibacakan Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad menegaskan, sejak ditetapkan tahun 2015 setiap tahun Hari Santri Nasional rutin diperingati dengan tema berbeda.

“Adapun maksud tema tahun ini adalah santri dalam kesejahteraannya selalu terlibat aktif dalam fase kehidupan. Santri tidak pernah berkata tidak, santri siap mendharma baktikan hidupnya untuk Indonesia,” ungkap Joncik.

Lanjut Bupati, dalam setiap fase sejarah Indonesia santri selalu menjadi garda terdepan, Baik pada masa sebelum kemerdekaan bahkan setelah Indonesia memproklamirkan diri, santri terus terlibat aktif.

Joncik Muhammad pun mengatakan paska kemerdekaan Indonesia santri juga aktif di berbagai bidang, baik pendidikan, sosial, ekonomi, dan ilmu pengetahuan termasuk tentunya agama.

Dijelaskan pula, santri saat ini bisa menjadi apa saja, dan santri dewasa ini telah merambah berbagai profesi. Kendati demikian santri tidak pernah melupakan tugasnya untuk menjaga nilai-nilai agam.

“Agama adalah mata air yang menjadi inspirasi dan santri akan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Karena menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi beragama,” beber Joncik.

Selain Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad yang hadir dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2022, jajaran Forkopimda, kepala OPD, Camat, dan ratusan peserta upara dari berbagai elemen termasuk para santri dari Pondok Pesantren dikabupaten Empat Lawang. (*)

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB