Percepat Ungkap Dugaan Korupsi Bina Marga PUTR, Kejari Pagar Alam Push Langsung ke BPKP

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggeledahan bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pagar Alam. (Photo: Dok. Suarapublik.id/Delta Handoko)

Penggeledahan bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pagar Alam. (Photo: Dok. Suarapublik.id/Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pasca penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari)  pada Agustus 2025 lalu, Dugaan korupsi peningkatan status Jalan di kawasan Dempo Utara tahun anggaran 2023 pada  Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam hingga kini masih jadi tanda tanya.

Pasalnya, penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kajari Muhammad Hasan Pakaja (Kajari Sebelumnya) kala itu adalah merupakan hal di Pagar Alam dalam penanganan kasus korupsi di Pagar Alam.

Bahkan, Pantauan dilapangan dalam peroses penggeledahan Tim mengamankan sejumlah dokumen penting yang juga diduga sebagai Barang Bukti (BB) pemeriksaan.

Diketahui jika Penggeledahan tersebut atas perintah dan persetujuan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam No: PRIN-329/L.6.18/fd.1/05/2025 tanggal 23 Mei 2025 dan Surat Penetapan Penggeledahan dari Pengadilan Negeri Pagar Alam No: 46/PenPid.B-GLD/2025/PN Pga tanggal 15 Agustus 2025.

Berdasarkan siaran pers Kajari Kota Pagar Alam dengan nomor : PR-11/L.6.18/DEK.1/08/2025 bahwa penggeledahan merupakan tindak lanjut terkait perkara dugaan tindak pidana lorupsi kegiatan pelebaran bahu Jalan Ratu Seriun Tahun Anggaran 2023 dengan Nilai kontrak Rp.1.491.562.000,- (Satu Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Lima Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah).

Lantas bagaimana kelanjutan kasus tersebut? Ira Febrina selaku Kepala Kejari yang baru menjabat  di Kota Pagar Alam menegaskan bahwa penangananya masih tetap berjalan.

Hanya saja, Kata mantan Kejari Kepulauan Mentawai ini, penanganan kasus ini tengah menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui jumlah kerugian negara.

“Karena ini kan menyangkut soal angka (kerugian negara) dan itu bukan rana kita Kejari, sehingga saat ini kita juga masih menunggu hasil tersebut,” tegasnya.

Ia mengatakan,untuk mengetahui apa kendala yang ada dalam proses audit ini, dirinya akan datang langsung ke BPKP untuk menanyakan hal tersebut.

“Kita komitmen apapun itu proses hukum yang ada di Kejari Kota Pagar Alam kalau bisa secepatnya kita selesaikan,” jelasnya.

Dirinya pun mengungkap, dalam penanganan kasus ini beda dengan kala dirinya menjadi Kejari Kepulauan Mentawai, yang mana untuk mengetahui kerugian negara menggunakan auditor internal dari kejaksaan yang memiliki sertifikat kompetensi.

“Nah untuk kasus ini kita tidak tahu ada atau tidak auditor tersebut, sehingga salah satu solusinya saya sendiri akan push langsung ke BPKP,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:45 WIB

Sumsel

Hubungan Sila Pancasila dengan Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:42 WIB

Sumsel

Hubungan Diri Kita dengan Pancasila

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:40 WIB