Nama. : Nasywa Keisya Nabila
NIM : P07124226058
Prodi : STR Kebidanan
Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Sebagai seorang mahasiswi, saya berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak, dan berinteraksi dengan orang lain. Menurut saya, Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi landasan dalam membentuk karakter yang baik. Saya menyadari bahwa memiliki prestasi akademik saja tidak cukup, tetapi juga harus diimbangi dengan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila agar dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penerapan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya lakukan dengan menjalankan ibadah sesuai agama yang saya anut, selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Tuhan, serta menghormati teman yang memiliki keyakinan yang berbeda. Saya percaya bahwa sikap saling menghargai akan menciptakan lingkungan yang damai dan penuh toleransi.
Pada sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya berusaha bersikap sopan kepada dosen, teman, maupun orang yang lebih tua. Saya juga berusaha membantu teman ketika mengalami kesulitan, baik dalam memahami materi kuliah maupun dalam kegiatan sehari-hari. Selain itu, saya menjaga tutur kata agar tidak menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain.
Selanjutnya, penerapan sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya wujudkan dengan menjalin hubungan baik dengan semua teman tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Dalam mengerjakan tugas kelompok, saya selalu berusaha bekerja sama, saling menghargai pendapat, dan mengutamakan kepentingan bersama agar tujuan yang telah disepakati dapat tercapai.
Pada sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya membiasakan diri untuk mengikuti musyawarah ketika mengerjakan tugas kelompok. Saya menyampaikan pendapat dengan sopan, mendengarkan pendapat teman, serta menerima keputusan bersama dengan lapang dada meskipun terkadang berbeda dengan pendapat pribadi.
Kemudian, penerapan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya lakukan dengan bersikap adil kepada semua teman, tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap siapa pun, menghargai hak orang lain, serta melaksanakan tanggung jawab sebagai mahasiswi dengan sebaik-baiknya. Saya percaya bahwa sikap adil akan menciptakan hubungan yang harmonis dan saling menghormati.
Apabila nilai-nilai Pancasila tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dampak yang dapat terjadi antara lain munculnya sikap egois, kurangnya rasa toleransi, sering terjadi perselisihan, sulit bekerja sama, serta menurunnya rasa persatuan dan kepedulian terhadap sesama. Dalam lingkungan kampus, hal tersebut dapat menyebabkan konflik antar-mahasiswa, suasana belajar yang kurang nyaman, serta menurunnya semangat kebersamaan. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menghambat terciptanya lingkungan yang harmonis dan saling menghargai.
Oleh karena itu, pencegahan yang dapat dilakukan adalah membiasakan diri untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aktivitas. Hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan keimanan kepada Tuhan, menghormati perbedaan, menjaga sopan santun, bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila secara konsisten, saya berharap dapat menjadi pribadi yang berkarakter baik, mampu menghargai orang lain, serta memberikan manfaat bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.









