Nama : Nayla Deviana Putri
NIM : PO7131126034
Prodi: D3 Gizi
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Halo semuanya, perkenalkan, saya Nayla Deviana Putri. Saya adalah seorang pelajar sekaligus warga negara Indonesia. Menurut saya, menjadi warga negara Indonesia dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak tindakan kecil yang dapat mencerminkan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila.
Pagi hari, saya memulai aktivitas dengan melaksanakan salat Subuh dan berdoa sebelum keluar rumah sesuai dengan keyakinan saya. Saya juga membiasakan diri untuk menyapa tetangga yang sedang lewat. Bagi saya, Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga tentang menghormati dan menghargai orang lain. Rumah saya juga sering digunakan untuk kegiatan pengajian atau arisan warga, sehingga saya berusaha memastikan setiap orang yang hadir dapat merasa diterima dan dihargai.
Ketika ada tetangga yang mengalami kesulitan, saya berusaha membantu sesuai dengan kemampuan yang saya miliki. Misalnya, dengan membawa makanan, menanyakan keadaannya, atau sekadar mendengarkan ceritanya. Tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu memiliki rasa peduli, saling membantu, dan memperlakukan orang lain dengan baik.
Selain itu, saya juga aktif mengikuti berbagai kegiatan di lingkungan, seperti gotong royong dalam rangka memperingati Kemerdekaan Indonesia, membantu menggalang dana, menyiapkan acara, dan ikut mengatur kegiatan hingga selesai dengan lancar. Kegiatan tersebut menjadi contoh penerapan Sila Ketiga, Persatuan Indonesia, karena kita saling membantu, bekerja sama, dan menghargai perbedaan suku, budaya, maupun latar belakang.
Dalam kegiatan musyawarah di kelas, saya selalu berusaha mengusulkan agar setiap keputusan diambil dengan mendengarkan pendapat semua teman dan tidak ditentukan secara sepihak. Saya percaya bahwa musyawarah yang dilakukan dengan bijaksana dapat membantu menyelesaikan masalah tanpa membuat pihak lain merasa diabaikan atau tersinggung. Hal tersebut merupakan bentuk penerapan Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Selanjutnya, dalam menerapkan Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya berusaha membantu orang-orang yang membutuhkan, ikut mengumpulkan donasi, serta berbagi secara langsung dengan mereka yang membutuhkan bantuan. Saya juga mendukung kegiatan bakti sosial agar bantuan dapat diberikan secara merata tanpa membedakan seseorang berdasarkan latar belakangnya.
Jadi, menurut saya, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara yang harus dihafalkan, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melaksanakan salat sebagai kewajiban seorang muslim, mengucapkan salam, saling menolong, bergotong royong, bermusyawarah, dan berbagi merupakan contoh sederhana dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila.
Jika setiap orang mulai menerapkan nilai-nilai Pancasila dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, maka perubahan positif bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa dapat terwujud. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aktivitas sederhana agar Indonesia menjadi negara yang semakin adil, rukun, bersatu, dan maju.







