Nama : Wiranti
Prodi : D3 Gizi
Aku Adalah Pancasila
Namaku adalah Wiranti. Dalam kehidupan sehari-hariku, aku berusaha untuk menjadi seorang pribadi yang selalu menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila baik dalam tindakan maupun ucapan. Menurutku Pancasila merupakan salah satu pedoman hidup yang memuat nilai-nilai baik demi menjaga kesejahteraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Aku selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang telah diberikan. Aku berusaha untuk selalu bertoleransi antar umat beragama, contohnya aku memiliki seorang tetangga non muslim, ketika mereka sedang beribadah aku tidak pernah mengganggu mereka atau ketika mereka sedang merayakan hari besar keagamaan aku memberikan buah tangan untuk mereka begitu pun sebaliknya, sehingga kami hidup dengan rukun tanpa membedakan satu sama lain
Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Dalam pergaulan aku selalu berteman dengan siapa saja tanpa memandang status sosial, dan latar belakang. Aku selalu menghargai dan menghormati setiap perbedaan yang ada baik itu suku, agama, ras, ataupun golongan, dan aku selalu berusaha bersikap sopan kepada siapa pun.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Dalam Pancasila terdapat semboyan yang berbunyi ‘Bhinneka Tunggal Ika’ yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Aku berusaha untuk selalu mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi seperti saat ada kerja bakti membersihkan lingkungan rumah aku ikut membantu membersihkan. Saat disekolah aku berteman dengan rukun tanpa membeda-bedakan.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Sila ini menjadi salah satu pedoman penting ketika kita ingin mengambil suatu keputusan karena sikap yang kita lakukan tersebut membantu menciptakan kerja sama yang baik. Seperti di sekolah saat aku dan teman-teman sedang melakukan pemilihan ketua kelas, kami semua berdiskusi/bermusyawarah untuk mendapatkan keputusan bersama secara adil.
Sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Banyak orang berpandangan bahwa status sosial sangat berpengaruh dalam kehidupan karena terkadang menjadi standar bagaimana orang tersebut diperlakukan, akan tetapi dimataku semua orang memang mempunyai status sosial tetapi setiap status sosial memiliki derajat, hak, dan kewajiban yang sama. Ketika ada teman yang sedang merasa kesulitan aku berusaha untuk membantu sesuai dengan kemampuanku tanpa memandang bagaimana latar belakangnya, bagaimana asal usulnya.







