Pemprov Sumsel Jaga Inflasi Jelang Nataru Terutama di Sektor Pangan

- Redaksi

Senin, 18 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Bahan Pokok atau Pangan menjadi salah satu dari beberapa kriteria yang menjadi penilaian dalam turun naiknya angka Inflasi. Untuk itu, Jelang Natal dan Tahun Baru, pemerintah provinsi Sumsel terus mengupayakan agar harga pangan tetap stabil agar tak berdampak pada naiknya angka Inflasi.

Upaya tersebut terus dilakukan seperti pengecekan langsung ke pasar – pasar tradisional. Lalu, mencari solusi agar bahan pokok yang harganya naik bisa kembali stabil.

“Monitoring ini terus kita lakukan demi mejaga agar harga harga tak naik. Hingga berdampak kepada Inflasi yang tak juga ikut nail,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel Ruzuan Effendi, Senin (18/12/2023).

Menurut Ruzuan, memang ada beberap komoditi yang mengalami kenaikan seperti Bawang Putih dan Merah, Daging, Telur, dan minyak yang ada sedikit kenaikan harga.

“Ada kenaikan sedikit, seperti Bawang Merah dan Putih dari Rp. 32 ribu menjadi Rp. 40 ribu per kilo, harapannya ini tidak lama karena terkait cuaca,” ungkapnya.

Kata Ruzuan, saat ini pemerintah masih melihat perkembangan apakah perlu diadakan kembali subsidi seperti mengadakan Oprasi Pasar atau Pangan murah. Lalu juga pihaknya bisa saja memberi subsidi untuk transportasi pengakut bahan pokok itu.

“Masyarakat jangan langsung panic buying, membelilah sesuai kebutuhan, meski harga naik tapi stok kita cukup. Bahkan sebelum nataru harga pokok bisa dinilai stabil,” jelasnya.

Berita Terkait

Penggeledahan Ketiga Kasus OTT KUPP Sungai Lumpur, Penyidik Kejati Sumsel Sita Dokumen SPB Tahun 2024-2026
Mandek, SIRA Desak Kejati Sumsel Lakukan Supervisi Kasus Dugaan Monopoli Proyek di Pali
Feby Herman Deru: PMR Bukan Sekadar Ekskul, tetapi Garda Terdepan Kemanusiaan
Polisi Geruduk Tempat Hiburan Malam Elite di Palembang, 50 Pengunjung di Tes Urine 
Diduga Aniaya Sopir di Workshop, Direktur Perusahaan di Palembang Jadi Tersangka
Ribuan Jemaah Padati PSCC, Ratu Dewa Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Syech
Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 
Proyek Pipa Transmisi Rp21 Miliar di PALI Belum Dibayar, Publik Desak Penanganan Hukum Transparan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:51 WIB

Mandek, SIRA Desak Kejati Sumsel Lakukan Supervisi Kasus Dugaan Monopoli Proyek di Pali

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:44 WIB

Feby Herman Deru: PMR Bukan Sekadar Ekskul, tetapi Garda Terdepan Kemanusiaan

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:15 WIB

Polisi Geruduk Tempat Hiburan Malam Elite di Palembang, 50 Pengunjung di Tes Urine 

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:01 WIB

Diduga Aniaya Sopir di Workshop, Direktur Perusahaan di Palembang Jadi Tersangka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:31 WIB

Ribuan Jemaah Padati PSCC, Ratu Dewa Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Syech

Berita Terbaru