Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID – Di tengah tantangan pengelolaan sampah dan limbah yang semakin kompleks, PT Pertamina Patra Niaga menghadirkan berbagai inovasi yang mengubah material sisa menjadi sumber daya bernilai. Inovasi tersebut dikembangkan melalui sejumlah program di Balikpapan dan Madiun yang berfokus pada pengolahan sampah plastik, pemanfaatan limbah rumah tangga, digitalisasi bank sampah, serta pengurangan limbah B3 operasional.

 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun mengatakan bahwa penerapan ekonomi sirkular menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

 

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, kami mendorong pengelolaan sampah dan limbah yang tidak hanya berfokus pada pengurangan timbulan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Roberth.

 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Community Involvement and Development (CID) Pelita (Pengelolaan Lingkungan Terpadu) Borneo yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan. Program ini mengolah sampah plastik rumah tangga seperti kemasan sachet dan bungkus makanan menjadi produk bernilai guna berupa roster, paving block, dan lembaran LDPE (LDPE Sheet) tanpa melalui proses pembakaran.

 

Selain itu, program ini juga mendorong pengolahan sampah organik menjadi kompos serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun padat, sabun cair, dan lilin. Inisiatif tersebut tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah dan limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan material yang sebelumnya tidak memiliki nilai.

 

Di Jawa Timur, Fuel Terminal Madiun mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Bank Sampah Pesanggrahan dan aplikasi digital Sokrosok. Inovasi ini memudahkan masyarakat dalam proses pengumpulan dan penjemputan sampah anorganik sekaligus meningkatkan transparansi pencatatan administrasi bank sampah melalui sistem digital.

 

Tidak hanya berhenti pada proses pengumpulan, sampah anorganik yang telah terkumpul juga diolah kembali menjadi berbagai produk bernilai ekonomi melalui kegiatan Workshop 3R (Reduce, Reuse, Recycle), seperti plakat, kipas, meja, gantungan kunci, dan sapu plastik.

 

Program Kampung Iklim (Proklim) Pesanggrahan telah menunjukkan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Tercatat pengurangan sampah organik mencapai 16.000 kilogram dan sampah anorganik sebanyak 1.380 kilogram. Program ini juga berkontribusi menekan emisi metana sekitar 2.013 kilogram per tahun serta menyerap karbon hingga 13.000 kilogram per tahun.

 

Dari sisi ekonomi, kelompok masyarakat berhasil mencatat peningkatan pendapatan kumulatif sebesar Rp. 14,6 juta serta penghematan biaya listrik sekitar Rp. 700 ribu per bulan melalui pemanfaatan energi surya. Program ini melibatkan sekitar 40 anggota aktif dan memberikan manfaat tidak langsung kepada lebih dari 3.000 masyarakat di sekitar wilayah Pesanggrahan.

 

Kurnia Fidia Wati, salah satu tokoh penggerak Proklim Pesanggrahan mengatakan bahwa keberhasilan program tidak terlepas dari kolaborasi antara masyarakat dan Pertamina Patra Niaga dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

 

“Bersama Pertamina Patra Niaga, kami membuktikan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi gerakan kolektif yang membawa manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. Perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan gotong royong,” ujar Kurnia.

 

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengurangan timbulan sampah, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta pengembangan ekonomi sirkular di berbagai wilayah operasional. Komitmen ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Editor : Jaks

Berita Terkait

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas
Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur
PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi Nasional
Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08
57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah
Untuk Meningkatkan Jangkauan Layanan, Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kemitraan SPBU
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dialihkelolakan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:34 WIB

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas

Senin, 14 September 2026 - 11:49 WIB

Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Senin, 14 September 2026 - 11:17 WIB

PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi Nasional

Minggu, 13 September 2026 - 12:24 WIB

Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Minggu, 13 September 2026 - 09:39 WIB

57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim

Berita Terbaru