Suarapublik.id, Palembang –
Pemerintah Provinsi Sumsel menurut kontrak kerja pembangunan Pasar Cinde dari kontraktor PT Magna Beatum Aldiron Plaza Cinde. Hal ini disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru Jumat (17/6/2022).
Deru mengatakan jika tidak ada realisasi kapan akan dimulainya pembangunan pasar Cinde yang mangkrak beberapa tahun. Untuk itu pihaknya akan mengambil alih pembangunan yang akan menggunakan dana APBD tahun 2023.
“Sudah kita putus kontraknya, nanti kita atur lagi dengan mempertahankan Heritage-nya sebagai pasar Cinde,” kata Deru.
Selain itu, Kepala Dinas PU Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Sumsel, Basyaruddin Akhmad menjelaskan jika pasar Cinde akan di bangun dengan gaya modern tanpa meninggalkan sejarahnya.
“Konsep pembangunan Pasar Cinde akan memgembalikan sesuai heritage, cendawannya akam tetap dipertahankan, sehingga menjadikannya lebih good looking dan tidak meninggalkan konsep awal,” ujarnya.
Untuk pembangunannya, ia menyebut akan pakai anggaran APBD Sunsel 2023 mendatang, bukan dana pihak ketiga ataupun swasta.
“Biar cepat pembangunannya akan pakai APBD. Kalkulasi kita dengan konsep yang direncanakan akan memghabiskan Rp250 miliar,” bebernya.
Diketahui, proyek pembangunan Aldiron Plaza Pasar Cinde dengan anggaran Rp 330 Miliar di mulai sejak Juni 2018 lalu. Pembangunan terakhir dikerjakan awal 2020 lalu, saat pengembang mengecor lantai dasar dalam tahap pertama realisasi pembanguannya. Namun karena Pandemi Covid-19, proyeknya terbengkalai.

















