Pemerintah Kota akan Tambah Jaringan Gas Bumi di 18 Kecamatan

- Redaksi

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Ratu Dewa

Sekda Ratu Dewa

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang akan kembali menambah jumlah jaringan gas bumi dari Kementerian ESDM. Pemkot Palembang berencana melibatkan SKK migas untuk pemasangan pipa induk di 18 kecamatan.

Seperti diterangkan Sekretaris Daerah kota Palembang Ratu Dewa. Menurutnya di bawah pengelolaan BUMD Palembang SP2J tahun depan pihaknya menargetkan penambahan sebanyak 500 jaringan gas.

“Inginnya ada backup SKK Migas untuk penambahan jaringan gas. Untuk itu tadi akan kita koordinasi dan menyuplai data-data. Mungkin kita suplai data by name, by Addres, dari 18 kecamatan. Tapi nanti ada kepastian  pipa induknya dipasang di kecamatan mana,” ujar Ratu Dewa usai rapat koordinasi bersama SKK Migas, Jumat (28/1/2022).

Menurutnya, hingga kini pemenuhan jaringan gas untuk rumah tangga sudah mencapai 40.000 jaringan. Sementara untuk pemasangan jargas baru, ke depannya akan digratiskan.

Meski begitu, dibandingkan dengan penggunaan tabung gas, tentu efisiensi dari penggunaan jaringan gas bumi, jauh lebih baik.

“Karena proyeknya adalah proyek APBN tetapi kita pingin gratis dan memang pemasangannya gratis. Kami minta bantu backup SKK Migas sehingga bisa ada pemasangan-pemasangan di seluruh jaringan rumah tangga yang ada di Palembang,” ungkapnya.

Sementara menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Zulkifli, jatah yang diterima Pemkot secara keseluruhan untuk pemasangan jargas bumi untuk rumah tangga, melalui skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU), mencapai 300.000 jaringan.
“Tapi jumlah ini, proyek pemasangan jangka multiyears, bukan dalam waktu dua atau tiga tahun.”

Terakhir, Pemkot Palembang mendapatkan penambahan pemasangan jaringan gas pada tahun 2020 dengan jumlah 10.000 jaringan dengan menggunakan dana APBN murni bukan dari KPBU seperti yang akan dikerjakan antara Pemkot Palembang dan SKK migas saat ini.

“2020  Itu bukan KPBU tapi APBN murni. Yang sambungannya di Plaju, Jakabaring, 10 ulu, 1-2 ulu dan Kalidoni,” ujarnya. (Etr)

Berita Terkait

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi
Ardi Hernando Wakili Sumsel Susun Filosofi Sepak Bola Nasional, Terpilih Usai Bawa EPA Sumsel United Juara
Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Ardi Hernando Wakili Sumsel Susun Filosofi Sepak Bola Nasional, Terpilih Usai Bawa EPA Sumsel United Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:23 WIB