Pemda Siapkan Lahan 4 Hektar untuk Kolam Retensi di Sukarami

- Redaksi

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah akan membangun kolam reterensi untuk penampuangan air di sejumlah kelurahan di Kecamatan Sukarami Palembang, Sumatera Selatan.

Untuk pembangunan ini, pemerintah telah menyiapkan lahan rawa seluas empat hektar tanah di Simpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SBM) II Palembang atau lebih tepatnya yang ada di Jalan Bandara Residance, Kel. Kebun Bunga, Kec, Sukarami Palembang.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Ratu Dewa, pun telah meninjau langsung tempat yang akan dijadikan kolam retensi tersebut.

“Setidaknya dapat mereduksi dan mengurangi debit air di tiga kelurahan,” ujarnya, Rabu (13/4/2022).

Deru mengatakan, menurut Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII, kawasan tersebut sangat cocok jika dijadikan kolam retensi. Maka dari itu, ia meminta langsung dukungan kepada seluruh jajaran Pemkot Palembang dan masyarakat agar dalam pengerjaan cepat terlaksanakan.

“Perlu dukungan dari semua pihak, baik itu pemkot maupun masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BBWS VIII, Maryadi Utama mengungkapkan, kolam retensi ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024 dan anggaran pembangunan sebesar Rp62 miliar. Retensi ini akan meliputi beberapa kecamatan yang ada di Kecamatan Sukarami.

“Targetnya selesai di tahun 2024,” ujarnya.

Untuk pembebasan lahan, Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang akan bekerjasama. Pembebasannya dari Pemkot Palembang sudah mencapai 100 persen. Sedangkan Pemprov sendiri baru mencapai 30 persen.

Untuk biaya pembebasan lahan dari Pemprov Sumsel Rp20 miliar baru terealisasi 30 persen. Sementara Pemkot, Rp19,8 miliar. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB