Pedagang Burung Pipit Banjir Pembeli Jelang Imlek, Raup Omzet Jutaan Per Hari

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pedagang burung pipit yang sedang berdagang di Klenteng Dewi Kwam Im, Seberang Ulu I, Palembang. (Foto: Tia)

Sejumlah pedagang burung pipit yang sedang berdagang di Klenteng Dewi Kwam Im, Seberang Ulu I, Palembang. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sejumlah pedagang burung pipit di Palembang, Sumatera Selatan banjir pembeli jelang tahun baru imlek 2025 hingga meraup omzet jutaan rupiah setiap harinya.

Salah satu pedagang burung, Rusmawi menyebut jika dalam sehari burung pipit miliknya dapat terjual hingga 500 ekor.

“Saya dan teman-teman lain sudah berdagang di kelenteng ini sejak H-3 imlek. Untuk harga satu ekor Rp3000 ribu saja,” ujar Rusmawi saat diwawancarai di Klenteng Dewi Kwam Im, Kecamatan Seberang Ulu I, Selasa (28/1/2025).

Ia mengatakan para pedagang mampu menjual burung pipit hingga ribuan ekor saat hari raya imlek.

“Jualan burung setiap tahun, termasuk musiman lah dan nanti pas cap go meh juga kami bakal berjualan burung ini lagi,” katanya.

Ia menjelaskan warga Tionghoa memiliki ritual setiap tahunnya, yakni dengan melepaskan burung pipit yang dipercaya dapat membuang sial.

“Banyak sekali warga Tionghoa yang membelinya, bahkan memborong burung pipit ini untuk dilepaskan kembali. Karena mereka percaya ritual itu bisa membuang sial dan mendatangkan rejeki. Biasanya mereka melakukannya saat pagi hari, siang, sore, ataupun malam hari,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Adit yang juga seorang pedagang burung pipit mengungkapkan rasa syukurnya di hari raya Imlek.

“Yang pasti sangat bersyukur, karena di hari raya mereka ini mendatangkan rejeki bagi pedagang burung seperti kami ini,” ungkap dia. (Tia)

Berita Terkait

Buron Penembakan Diringkus di Kos Palembang, Polda Sumsel Sita Peluru 9 mm dan Sabu
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan
Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas
Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat
Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah
Pegadaian Kanwil III Palembang Hadirkan “Ramadan Bareng TRING! 2026” di PSCC
Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata
Mediasi Gugatan 24 Media Gagal, Kuasa Hukum Media Suara Republik Siap Hadapi Pembuktian di Persidangan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:49 WIB

Buron Penembakan Diringkus di Kos Palembang, Polda Sumsel Sita Peluru 9 mm dan Sabu

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:15 WIB

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:07 WIB

Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah

Berita Terbaru

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya

Polda Sumsel

Mulai 13 Maret, Truk Besar Dilarang Melintas di Jalur Mudik Sumsel

Jumat, 6 Mar 2026 - 17:55 WIB

Polres Musi Banyuasin.

Musi Banyuasin

Operasi Pekat Musi 2026: Polres Muba Amankan 202 Tersangka

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:42 WIB