Pasar Apung akan Hadir di Musi II

- Redaksi

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Istimewa/Yudiansyah

Photo: Istimewa/Yudiansyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Setelah melalui rapat bersama terkait pembahasan rencana pembangunan Pasar Apung yang berlokasi di Musi II Palembang, optimisme Walikota Palembang, Harnojoyo dalam mewujudkan Palembang Emas Darussalam nampaknya kian terlihat.

Pasalnya, usia rapat bersama yang digelar di Rumah Dinas Walikota Jalan Tasik Palembang, Harnojoyo menyampaikan kesepakatan terkait nama pasar apung itu sendiri, yakni Pasar Apung Darussalam.

“Kami bersama staff khusus, Bappeda, serta konsultan sudah melakukan rapat bersama terkait pasar apung yang keberadaannya di wilayah musi II, dan sepakat akan kita namakan Pasar Apung Darussalam,” kata Harnojoyo, Selasa (28/9/2021).

Walikota Palembang dua periode itu juga menyampaikan, dari berbagai masukan yang diterima, ia berharap pembangunan Pasar Apung Darussalam itu sendiri dapat segera hadir untuk masyarakat.

“Tahap pertama, sekitar Pasar Apung akan kita bersihkan atau lakukan pematangan lahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara untuk tahap kedua, lanjutnya, Dinas Perdagangan kota Palembang akan segera membentuk tim dalam perencanaan tahapan-tahapan lainnya.

“InsyaAllah rencananya Pasar Apung Darussalam ini akan selesai pembangunannya di tahun 2022. Saat ini masih persiapan administrasi,” ucapnya.

Masih dikatakannya, bahwa Pasar Apung Darussalam juga rencana akan dibangun dengan tidak meninggalkan ciri khas kota Palembang melalui konsep tradisonal modern. “Karena itu Darussalam, maka nanti akan kita lengkapi dengan tempat ibadah disana,” tuturnya.

Diungkapkan Harnojoyo, bahwa pembangunan konstruksi tempat ibadah maupun pasar itu sendiri juga rencana akan disesuaikan dengan kondisi pasang surut sungai musi. “Jadi nanti para pedagang ataupun pembeli tidak terganggu,” ungkapnya.

Terkait pendanaan, Harnojoyo menuturkan bahwa pihaknya saat ini akan lebih fokus terlebih dahulu dalam persiapan desain menuju proses pelaksanaan pembangunan.

“Karena Kementerian Perdagangan ada, InsyaAllah pak Gubernur juga ada, bahkan CSR juga bisa. Yang penting desain kita siapkan lengkap terlebih dahulu,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB