Nama: Mery Oktafiani
NIM : PO7133126055
Prodi : D3 Sanitasi
Pancasila sebagai Teman dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya, Pancasila bukan hanya sesuatu yang dipelajari dalam perkuliahan, tetapi juga dapat menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Saya berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang saya anut. Saya juga berusaha menghargai teman yang memiliki agama dan keyakinan berbeda. Contohnya, ketika ada teman yang sedang menjalankan ibadah, saya menghormati dan tidak mengganggunya. Saya melakukan hal tersebut karena setiap orang memiliki hak untuk menjalankan agamanya masing-masing. Dengan saling menghormati, kehidupan menjadi lebih damai dan terhindar dari konflik akibat perbedaan keyakinan.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan menghargai dan membantu orang lain. Ketika ada teman yang kesulitan memahami materi perkuliahan, saya berusaha membantu menjelaskan apa yang saya pahami. Saya juga berusaha berbicara dengan sopan dan tidak membeda-bedakan teman berdasarkan keadaan ekonomi, suku, budaya, maupun latar belakangnya. Saya melakukan hal tersebut karena setiap manusia memiliki kedudukan dan hak yang sama sehingga harus diperlakukan dengan baik.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman dan tidak mempermasalahkan perbedaan. Contohnya, ketika mengerjakan tugas kelompok, saya mau bekerja sama dengan siapa saja dan menghargai pendapat setiap anggota kelompok. Saya melakukan hal ini karena persatuan sangat penting agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan hubungan pertemanan tetap harmonis.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan ketika mengambil keputusan bersama. Contohnya, saat mengikuti diskusi, saya menyampaikan pendapat tanpa memaksakan kehendak. Saya juga menerima keputusan yang telah disepakati bersama. Hal ini penting karena melalui musyawarah, setiap orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat sehingga keputusan dapat diterima bersama.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan bersikap adil kepada teman. Contohnya, ketika mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha membagi tugas secara merata agar tidak hanya satu orang yang bekerja. Saya juga berusaha tidak mengambil hak orang lain dan mau berbagi ketika ada teman yang membutuhkan. Saya melakukan hal tersebut karena keadilan dapat menciptakan rasa nyaman, saling menghargai, dan mencegah timbulnya kecemburuan.
Dari penerapan kelima sila tersebut, saya menyadari bahwa Pancasila sangat dekat dengan kehidupan saya sehari-hari. Hal-hal sederhana seperti menghormati agama orang lain, membantu teman, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan bersikap adil merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, saya ingin terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa dan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.









