Pancasila dalam Keseharianku

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama. : Dinda Aulia Puteri

Prodi   : D3-Gizi

 

Pancasila dalam Keseharianku

 

Pancasila bukan hanya hafalan. Bagi saya, Pancasila adalah panduan agar hidup tetap berada di jalan yang benar sebagai bangsa Indonesia sudah seharusnya kita menerapkan dasar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

 

Sila Pertama, Ketuhanan yang Maha Esa

Kalian tau gaa.. teman-teman jika kita berusaha beribadah tepat waktu dan menghargai teman yang berbeda agama menerapkan sikap toleransi, dengan begitu hati menjadi tenang dan hubungan dengan teman tetap baik. Jika mengabaikannya, hidup bisa kehilangan arah.

 

Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Bagi Saya, membiasakan diri berbicara sopan dan membantu teman yang sedang kesulitan itu tidaklah berat, Karena hal itu membuat kita saling menghargai. Jika hanya diam dan acuh, merubah pandangan orang lain menjadi sosok egois dan tidak peduli pada sekitar. Maka dari itu sebagai mahluk sosial alangkah baiknya kita menjaga sikap pada sesama,

 

Sila Ketiga, Persatuan Indonesia

Saya ingin terus berteman dengan siapa saja tanpa melihat perbedaan suku, agama, atau daerah, dan percaya dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika”Berbeda-beda tetapi Tetap Satu” Karena persatuan sesama bangsa tidak akan mudah retak jika kita mengingat semboyan yang tergambar pada burung Garuda Pancasila.

 

Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan

Saat saya diskusi atau kerja kelompok bersama teman-teman, saya mulai membiasakan diri belajar mendengarkan pendapat orang lain. Keputusan yang adil, jika tidak akan memicu pertengkaran karena sikap egois satu sama lain.

 

Sila Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kita itu harus berusaha berlaku adil lhooo saat membagi waktu belajar, kegiatan, dan istirahat. Serta terus membantu teman tanpa membeda-bedakan, karena dalam hidup, sudah seharusnya kita menjadi sosok yang mencerminkan Nilai Bangsa Indonesia, adil dalam waktu maupun belajar jadi kehidupan kita jadi lebih teratur. Jika tidak adil, hidup bisa berantakan. Karena waktu itu lebih mahal dari emas, waktu yang terbuang sia-sia itu tidak bisa kita ulang kembali.

Berita Terkait

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang
Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Aku dan Pancasila
Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda
Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB