Pancasila dalam Diriku

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Balkis Novita

NIM    : PO7120426016

Prodi  : STR Keperawatan Regular

 

Pancasila dalam Diriku

 

Pancasila bukan sekadar pilar atau simbol negara yang terukir di dada Burung Garuda, melainkan moral dan pedoman hidup bagi setiap warga negara Indonesia. Sebagai seorang pribadi, saya menyadari bahwa meresapi nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dengan menghafalnya, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila hidup dan bernapas dalam setiap tindakan, tutur kata, dan keputusan yang saya ambil dari Sila Pertama hingga Sila Kelima.

 

Pengamalan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi landasan spiritual dalam hidup saya. Sebagai seorang Muslim, saya menjalankan kewajiban ibadah salat lima waktu sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ibadah ini tidak hanya mendekatkan diri saya kepada Sang Pencipta, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan kerendahan hati dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Landasan spiritual ini memperkuat moral saya untuk menjadi individu yang jujur dan bertanggung jawab.

 

Nilai ketuhanan tersebut mengalir secara alami ke dalam Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dalam kehidupan bermasyarakat dan bersekolah, saya selalu berusaha menerapkan prinsip keadilan dan kemanusiaan. Saya berteman secara adil tanpa membeda-bedakan seseorang berdasarkan latar belakang suku, agama, ras, maupun status sosial. Bagi saya, setiap orang memiliki harkat dan martabat yang sama, sehingga menghargai sesama tanpa memilih-milih teman adalah bentuk nyata dari nilai adab dan kemanusiaan.

 

Sikap saling menghargai membimbing saya pada pengamalan Sila Ketiga, Persatuan Indonesia. Di tengah keberagaman lingkungan sekitar, saya aktif menjaga kerukunan dan menghindari konflik yang berpotensi memecah belah persaudaraan dan pertengkaran . Saya mengutamakan semangat gotong royong, baik saat bekerja kelompok maupun dalam kegiatan kemasyarakatan. Dengan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, saya turut menjaga keutuhan dan rasa persatuan di lingkungan terdekat saya.

 

Dalam mengambil keputusan bersama, saya memegang teguh prinsip Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Ketika menghadapi perbedaan pendapat dalam diskusi kelompok atau organisasi, saya selalu mengutamakan jalan musyawarah untuk mencapai mufakat. Saya belajar untuk mendengarkan pandangan orang lain dengan lapang dada, tidak memaksakan kepribadi, dan menerima setiap keputusan bersama dengan rasa penuh tanggung jawab.

 

Akhirnya, dari seluruh pengamalan tersebut tercermin pada Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Saya berusaha bersikap adil dalam membagi waktu, menghargai hak-hak orang lain, Selain itu, saya juga membiasakan diri untuk hidup hemat, tidak berfoya-foya, serta peduli terhadap sesama yang membutuhkan bantuan. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban adalah cara sederhana saya dalam mewujudkan keadilan sosial dari sekala terkecil.

 

Secara keseluruhan, Pancasila bukanlah teori yang kaku, melainkan jiwa yang menggerakkan perilaku saya sehari-hari. Dengan menjalankan ibadah, berteman tanpa membeda-bedakan, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil, saya berusaha menjadikan Pancasila benar-benar hidup dalam diri saya demi menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

 

Berita Terkait

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya
Gebyar Kejutan AHASS, Astra Motor Sumsel Apresiasi Konsumen yang Rutin Merawat Motor
Profil Diri Berdasarkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila
Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Gugat-Menggugat Rumah di Sinta Regensi, Tergugat II Beberkan Transaksi Tunai hingga SHM
Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Gebyar Kejutan AHASS, Astra Motor Sumsel Apresiasi Konsumen yang Rutin Merawat Motor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Profil Diri Berdasarkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Pancasila dalam Diriku

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Beli HP di Facebook Marketplace, Warga Talang Kelapa Tertipu Rp2,2 Juta

Berita Terbaru

Sumsel

Profil Diri Berdasarkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila

Kamis, 27 Agu 2026 - 15:03 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Diriku

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:59 WIB