Palembang Sering Dilanda Banjir, BBWS Buka Posko

- Redaksi

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Sumatera VIII, Arlinsyah. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kabid Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Sumatera VIII, Arlinsyah. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Balai Besar Wilayah Sungai VIII membuka Posko penanggulangan Bencana Banjir di Kantor-nya di Jalan Soekarno Hatta. Posko ini dibuka untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan jika rumah atau lingkunganya terken banjir saat hujan deras.

Kabid Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Sumatera VIII Arlinsyah mengatakan sejak Hujan Deras tanggal 25 Desember 2021 lalu yang menyebabkan banyak wilayah di Kota Palembang terendam oleh air, pihaknya membuat posko tersebut.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait banjir misal diperlukan pompanisasi bisa menghubungi BBWS Sumatera VIII,” kata Arlinsyah, saat dibincnagi di kantornya, Kamis (6/1/2022).

Apalagi saat ini, lanjut Arlinsyah pihaknya telah mendapatkan alat pompa bantuan dari Pemerintah pusat dengan daya yang besar bisa membantu mempercepat pengeringan air di lokasi banjir.

“Kita baru dapat satu lagi pompa dari pusat, namun masih menunggu teknisinya. Nantinya jika sudah siap kita akan punya dua pompa yang bisa mobile,” jelasnya.

Selain itu, Pompa tersebut merupakan Poma Mobile yang bisa di pindahkan dari satu tempat ke tempat lainya. Hak ini bisa mempermudah pergerakan pompa untuk membantu daerah yang banjir.

Sementara itu terkait banjir yang terjadi di Kota Palembang menurutnya, ada beberapa titik tak ketemu dengan aliran di kolam retensi yang menyebabkan aliran tidak sempurna.

10 titik tersebut yaitu di Jalan Demang Lebar Daun, Simpang Polda, Basuki Rahmat, R Sukamto, R Abdul Rojak, Kapten A Rivai, Kol H Burlian, Demang Lebar Daun di Depan RS Siti Khodijah, Mayorulsan, Jalan Mayor Rasid Nawai dan Jendral Sudirman.

“Setidaknya ada 10 titik banjir. Artinya aliran air yang masuk ke sumber utama terhambat. Maka kami tetap berkoordinasi dengan pihak terkait dan keliling bersama serta mengurangi banjir dengan pompa-pompa,” tambahnya. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB