Palembang Jadi yang Terbaik Dalam Pencegahan Stunting

- Redaksi

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Sekda Sumsel, Supriono, menyerahkan penghargaan kepada Sekda Palembang, Ratu Dewa. (Photo: Istimewa/Yudiansyah)

Plt Sekda Sumsel, Supriono, menyerahkan penghargaan kepada Sekda Palembang, Ratu Dewa. (Photo: Istimewa/Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dipenghujung tahun 2021. Selasa pagi (9/11/2021), Pemkot Palembang dinobatkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai yang terbaik dalam pencegahan stunting. Palembang jadi yang terinovatif di Sumsel pada tahun 2020.

Penghargaan dari Gubernur Sumsel ini, diserahkan melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Daerah (Sekda) Sumsel, Supriono, kepada Sekda Palembang, Ratu Dewa. Penyerahan berlangsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

“Kita berharap dengan penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi Pemerintah Kabupaten atau kota untuk melaksanakan percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Sumsel,” ujar Supriono.

Sementara itu, Sekda Palembang Ratu Dewa mengatakan, Kota Palembang dinilai paling unggul dari enam Kabupaten dan kota dalam aksi penilaian kinerja Lokus Stunting tahun 2020.

Dalam Lokus Stunting tahun 2020, Palembang mampu meningkatkan kinerja dan tercipta koordinasi dan sinkronisasi serta keterpaduan program kegiatan penanganan stunting yang valid dan update antar instansi.

“Penghargaan ini bukanlah milik sendiri, melainkan penghargaan ini untuk warga Palembang yang difasilitasi melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan tim penggerak PKK yang secara integrasi terpadu persoalan-persoalan stunting di Palembang,” tegasnya.

Ke depannya, kata Aparatur Sipil Negara (ASN) tertinggi di lingkungan Pemkot Palembang, akan terus berupaya, sehingga Palembang menjadi Kota yang terbaik dibandingkan kabupaten atau kota yang lainnya.

“Upaya dalam menurunkan stunting ini tentunya melalui integrasi mulai dari perencanaan serta seluruh stakeholder yang ada harus berperan dalam melakukan stunting tersebut,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB