OPD Jalan Ditempat, Jadi Catatan

- Redaksi

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Ketua DPD Partai Golkar Lahat, Sri Marhaeni Wulansih SH mengatakan, APBD Kabupaten Lahat tahun 2023 harus lebih banyak tersalur ke dalam program pengentasan kemiskinan. Dengan begitu, mimpi pemerintah daerah untuk mensejahterakan rakyat, bisa tercapai.

 

Untuk itu, Sri mengatakan, ketika rapat badan anggaran (Banggar) beberapa waktu lalu, Fraksi Golkar di DPRD Lahat, fokus menanyakan apa program kerja yang dimiliki OPD jajaran Pemkab Lahat pada tahun 2023, dalam upaya pengentasan kemiskinan.

 

“Yang kita tanyakan seputar program kerja OPD dalam pengentasan kemiskinan. Karena seperti kita tahu, selama ini banyak OPD lebih senang ajukan anggaran dengan program yang selalu berulang-ulang,” ujar Sri Marhaeni, Kamis (1/12/2022).

 

Wakil Ketua II DPRD Lahat ini menyebut, pada saat pembahasan anggaran, Bupati Lahat, Cik Ujang SH sudah sepakat, anggaran tahun 2023 akan lebih fokus masuk dalam program kerja soal pengentasan kemiskinan. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, dan lainnya. Karena itu, ketika rapat Banggar, pihaknya cek betul apakah program kerja tersebut, sudah masuk apa belum dalam rencana kerja OPD jajaran Pemkab Lahat.

 

“OPD harus punya program inovasi yang arahnya ke pengentasan kemiskinan. Kalau sukanya kegiatan rutinitas saja, itu buang-buang anggaran saja,” tegas Sri Marhaeni.

 

Sri menuturkan, fraksi Golkar menyarankan, adanya pemberian reward kepada OPD yang memiliki inovasi untuk memajukan Kabupaten Lahat. Sehingga bisa memacu OPD lain untuk ikut berinovasi. Baik dalam program kerja, maupun dalam pelayanan ke masyarakat.

 

“Bagusnya ada pemberian reward, jangan sampai antara yang berprestasi dengan tidak, sama saja. Nanti kan terlihat, OPD yang jalan ditempat bisa jadi catatan,” sampainya.

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:18 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polsek Buay Madang Timur Pantau Debit Air Sungai Macak dan Irigasi BK

Senin, 25 Mei 2026 - 21:12 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Kawal Penyaluran 5 Ton Jagung ke Bulog

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB