Ogan Ilir dan Musi Banyuasin Masuk Zona Merah Karhutla, Kasus Meningkat di Sumsel

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat sedang malakukan pemadaman titik api di lahan terbakar di Pemulutan, Ogan Ilir. Foto: Ist

Petugas saat sedang malakukan pemadaman titik api di lahan terbakar di Pemulutan, Ogan Ilir. Foto: Ist

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dua kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Ogan Ilir dan Musi Banyuasin (Muba) saat ini ditetapkan masuk dalam zona merah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah mencatat jumlah kejadian lebih dari 30 kasus sejak awal tahun.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman menyebut bahwa sebelumnya hanya Ogan Ilir yang berada dalam kategori ini dengan 73 kejadian.

Namun, seiring meningkatnya aktivitas karhutla, Muba kini juga masuk zona merah setelah tercatat 31 kejadian hingga pertengahan Agustus.

“Zona merah saat ini mencakup Ogan Ilir dan Musi Banyuasin karena keduanya memiliki lebih dari 30 kejadian karhutla,” ujar Sudirman dalam keterangannya, Jum’at (15/8/2025).

Selain dua daerah tersebut, ada tiga kabupaten lain yang dikategorikan zona oranye, yaitu Banyuasin (21 kejadian), Muara Enim (24 kejadian), dan Ogan Komering Ilir (20 kejadian).

Sudirman mengatakan jika zona oranye ditetapkan untuk wilayah dengan jumlah kasus antara 16 hingga 30 kejadian.

Sementara itu, sembilan daerah lainnya berada dalam zona kuning karena memiliki jumlah kejadian di bawah 15.

Di antaranya adalah PALI dengan 15 kejadian dan Musi Rawas 5 kejadian. Beberapa daerah lainnya, seperti OKU Timur, Palembang, Empat Lawang, dan Prabumulih masing-masing mencatat dua kejadian. Adapun Lahat, Lubuklinggau, dan Muratara hanya mencatat satu kejadian.

“Secara keseluruhan, hingga 12 Agustus 2025 sudah ada 14 kabupaten dan kota di Sumsel yang terdampak karhutla. Tiga wilayah lainnya, yaitu OKU Selatan, Pagar Alam, dan OKU masih tercatat sebagai zona hijau karena belum ada laporan kejadian karhutla,” katanya.

Ia menjelaskan data dari BPBD Sumsel juga mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah kejadian karhutla pada tahun ini.

Dari 1 Januari hingga 12 Agustus 2025 tercatat sebanyak 200 kejadian dengan luasan lahan terdampak mencapai ratusan hektare.

“Di Ogan Ilir saja, luas kebakaran lahan yang tercatat mencapai sekitar 148,6 hektare. Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan dini untuk menekan angka karhutla terutama menjelang puncak musim kemarau,” ucap dia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan
Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas
Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat
Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah
Pegadaian Kanwil III Palembang Hadirkan “Ramadan Bareng TRING! 2026” di PSCC
Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata
Mediasi Gugatan 24 Media Gagal, Kuasa Hukum Media Suara Republik Siap Hadapi Pembuktian di Persidangan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG pada Masa Ramadan dan Menjelang Idulfitri

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:15 WIB

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:07 WIB

Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:59 WIB

Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata

Berita Terbaru

Kota Palembang

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:15 WIB