NU dan Muhammadiyah Sambut Baik Atur Spiker Masjid

- Redaksi

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi spiker masjid
Foto: net

Ilustrasi spiker masjid Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Dua ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyambut baik edaran Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang penggunaan pengeras suara atau spiker di masjid dan musala.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai pedoman ini dibuat agar pengeras suara di masjid tidak digunakan pada sembarang waktu.

“Bagus ada pengaturan. Supaya penggunaan pengeras suara masjid atau pun yang lain tidak sembarangan. Tidak sembarang waktu,” ujar Dadang dalam keterangan resminya dikutip cnn inonesia, Senin (28/23/2022).

Dadang bahkan meminta agar pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala ini dapat ditaati oleh semua pihak

Ia juga mengungkapkan selama ini masjid di bawah naungan Muhammadiyah telah disiplin dalam penggunaan pengeras suara. Penggunaan pengeras suara keluar masjid, kata Dadang, hanya digunakan ketika azan saja.

“Masjid Muhammadiyah sudah disiplin dari dahulu,” ucap dia.

Senada, Ketua Tanfidziyah PBNU Ahmad Fahrurrozi menilai pemakaian sepiker masjid perlu dibatasi oleh kearifan agar tidak mengganggu lingkungan sekitar. Namun Ia berharap jangan jangan sampai aturan itu menghilangkan inti syiar agama.

“Intinya kita sepakat ada pembatasan yang bijaksana, agar saling harmoni dan diterapkan dengan kearifan lokal,” kata Fahrur kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/2).

demikian, Fahrur menilai seberapa keras pengaturan pengeras suara dan durasi yang dianjurkan tentu tidak bisa disamakan satu tempat dengan lainnya. Hal itu bergantung situasi dan kondisi masyarakat sekitar.

Ia juga menilai kualitas suara sepiker masjid juga perlu dijaga agar terdengar nyaman dan tidak memekakkan telinga.

“Sangat bagus jika pemerintah membantu peningkatan kualitas sound system masjid agar nyaman dan enak didengar,” kata Fahrur. (*)

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:50 WIB

Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat diwawancarai langsung, Senin (9/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Herman Deru Segera Usulkan Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT KPK

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:43 WIB