SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Suasana Griya Agung Palembang berubah menjadi ajang penuh semangat kepemudaan pada Sabtu (19/7/2025), saat ratusan kader Karang Taruna dari seluruh Sumatera Selatan berkumpul dalam momen sakral: pengukuhan Pengurus Karang Taruna Provinsi Sumsel masa bakti 2025–2030. Acara yang semula digelar untuk seremonial internal itu justru menjadi panggung penegasan reputasi organisasi ini di tingkat nasional.
Di hadapan tokoh-tokoh nasional, kepala daerah, serta para pemuda yang hadir, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Didik Mukrianto, menyampaikan pernyataan mengejutkan namun membanggakan. Ia menyebut Karang Taruna Sumsel sebagai inspirasi nasional, bahkan menempatkannya sebagai contoh terbaik organisasi kepemudaan di Indonesia.
“Kalau ada pertanyaan siapa contoh terbaik Karang Taruna di Indonesia, maka saya sebut Sumsel. Karena mereka berhasil melahirkan pemimpin sosial, pengusaha, bahkan pejabat publik dari basis kepemudaan,” ujar Didik, yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari hadirin.
Menurut Didik, pengakuan ini bukan datang secara tiba-tiba, melainkan melalui pengamatan dan evaluasi terhadap performa Karang Taruna Sumsel selama lima tahun terakhir. Ia menilai organisasi ini berhasil menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya aktif, tetapi juga produktif dan kontributif di berbagai bidang.
Lebih dari sekadar simbol pemuda desa, Karang Taruna Sumsel dinilai telah menjelma menjadi laboratorium kepemimpinan sosial. Banyak alumninya kini menempati posisi strategis di lembaga legislatif, pemerintahan, hingga sektor swasta. Karang Taruna di provinsi ini terbukti mampu menjawab tantangan zaman dengan adaptif.
Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, yang turut hadir dalam pengukuhan, menegaskan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar ke depan. Ia menyoroti perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemuda.
“Jangan sampai arus teknologi justru menyeret kita ke dalam ketergantungan. Karang Taruna harus menjadi garda terdepan dalam pengendalian dan pemanfaatan teknologi secara positif,” tegas Herman Deru.
Tak hanya itu, ia juga mengajak Karang Taruna ambil bagian dalam program strategis nasional di bidang pertanian. Sumsel dipercaya pemerintah pusat untuk membuka 48.000 hektare lahan sawah baru. “Saya yakin Karang Taruna bisa menjadi mitra penting dalam menyukseskan target ini. Kita butuh semangat muda yang siap bekerja di lapangan,” ujarnya.
Dalam pengukuhan ini, Yudha Novhansa Utama kembali dipercaya memimpin sebagai Ketua Karang Taruna Sumsel, didampingi Larrasati sebagai Sekretaris dan Teddy Meilwansyah sebagai Bendahara. Mereka diharapkan membawa semangat baru dan terus memperluas kiprah organisasi.
Ketua Karang Taruna Sumsel Yudha Novanza Utama mengatakan akan bersinergi dengan program yang dimiliki Pemprov Sumsel. Termasuk dalam bidang pertanian untuk menjadikan Sumsel sebagai lumbung pangan nasional.
“Kita akan aktifkan Karang Taruna desa untuk lebih aktif di bidang pertanian. Kita akan ambil tantangan Pak Gubernur ini. Selain itu, AI juga akan menjadi fokus kami. Kebetulan saya di Komisi I DPR RI jelas kami akan mencari formula agar penggunaannya bisa bermanfaat, termasuk dalam pengawasan konten digitalnya,” ungkapnya.
Acara juga dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Ir. H. Ishak Mekki, H. Wahyu Sanjaya, Hj. Eva Susanti, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva Herman Deru, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Wakil Gubernur H. Cik Ujang, Forkopimda, kepala OPD, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel. Semua memberikan dukungan penuh, menandai betapa pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah.

















