Miliki Potensi Menggiurkan, Pokdakan Dibekali Pelatihan

- Redaksi

Selasa, 14 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan pembinaan dan pemantauan pembudidayaan ikan (Pokdakan) Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Pelatihan pembinaan dan pemantauan pembudidayaan ikan (Pokdakan) Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM – Melihat penjelasan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahwa pada periode 2020-2024 akan menargetkan peningkatan angka konsumsi ikan secara nasional dari 56,39 kg/kapita Per-tahunnya, menjadi 62,50 kg/kapita, sehingga potensi Ikan Tawar akan semakin menggiurkan ke depannya.

Hal ini disampaikan Asisten II Setdako Pagar Alam H Syafrani saat membuka kegiatan Pelatihan Pembinaan dan Pemantauan Pembudidayaan Ikan (Pokdakan) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Pagar Alam, danbdiikuti oleh 30 peserta dari berbagai kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Kota Pagar Alam.bertempat di Gedung Serbaguna Villa Mentari Gunung Gare, Selasa (14/12/2021).

Syafrani menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Stastistik (BPS) Kota Pagar Alam, produksi perikanan budidaya ikan di Pagar Alam pada tahun 2020 mengalami peningkatan sebanyak 7,74 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Pemerintah Kota Pagar Alam berharap, dengan adanya pelatihan Pembinaan dan Pemantauan Pembudidayaan Ikan di Darat (Pokdakan Budidaya Ikan Mas) dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang perikanan, sehingga dapat meningkatkan jumlah produksi ikan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Pagar Alam, Zaitun, menambahkan bahwa memiliki potensi yang baik untuk pengembangan budidaya air tawar khususnya Ikan Mas.

“Diketahui bahwa 80 persen rumah makan tradisional di kota Pagar Alam banyak menawarkan ikan air tawar, khususnya ikan mas,” imbuhnya.

Hal tersebut, lanjutnya, tentu menjadi sebuah peluang usaha bagi masyarakat setempat sehingga perlu ditunjang dengan pelatihan dan sarana budidaya.

“Sehingga dapat memaksimalkan keterampilan dan pengetahuan para pembudidaya,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Berita Terbaru