Meski Kasus Covid Melandai, Masyarakat Sumsel Masih Taat Prokes

- Redaksi

Selasa, 5 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdullah Idi

Abdullah Idi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasus Pandemi Covid-19 di Sumsel, trennya melandai. Hal ini diharapkan tidak disambut dengan euforia sehingga melupakan protokol kesehatan yang selalu ditegaskan pemerintah.

Menurut pendapat dari Prof. Dr Abdullah Idi M.Ed, pengamat sosial dari Palembang, saat ini masyarakat Sumsel masih dalam kewaspadaan dan mereka menganggap Covid-19 masih berbahaya meski grafiknya sudah melandai. 

“Kalau saya amati, dilihat dari mereka yang memakai masker kemudian melakukan aktivitas di kantor ataupun di pusat keramaian dan perbelanjaan. Saya kira masyarakat pada umumnya belum menganggap aman di kondisi pandemi ini.  Masyarakat masih menganggap Pandemi masih berbahaya,” kata Abdullah Idi saat dihubungi, Sabtu (2/10/2021). 

Menurut dia, memang ada sebagian dari masyarakat Sumsel telah menerapkan pola new normal untuk menjalani kehidupan sehari hari. Tapi jika dilihat dari menurunya Covid-19 di Sumsel ada aspek lain yang berperan, seperti gencarnya Vaksinasi yang saat ini dikakukan. 

“Apalagi, saat ini masyarakat masih ada yang beranggapan saat ia masuk rumah sakit pasti di anggap terkena Covid-19. Nah Pemerintah harus bisa menghilangkan pikiran atau stigma negatif dari masyarakat ini. Apalagi ada juga yang menganggap bahaya Covid-19 itu belum nyata. Ini harus ada peran dari pemerintah. Namun, sebagian besar dari masyarakat Sumsel pada tingkat penerimaan Sosialisasi juga sangat besar. Buktinya saat ini di mana ada Vaksinasi pasti di padati masyarakat,” ujarnya.  

Selain itu, ia juga berharap jika pemerintah harus tetap konsisten dengan menegakan Prokes kepada masyarakat apalagi belum ada kepastian kapan Pandemi ini bisa turun jadi endemi. “Tapi pada umumya masyarakat Sumsel cepat mengerti. Penurunan Level ini jangan dijadikan Euforia. Ingatkan diri sendiri pentingnya prokes dalam menjalankan kehidupan sembari berharap pandemi segera berakhir,” katanya. (reza)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi Makanan ke Warga
Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi Karhutla, Sebar Maklumat Kapolda Sumsel ke Warga
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Karutan Baturaja Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Sinergi Forkopimcam Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Larangan Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi Makanan ke Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi Karhutla, Sebar Maklumat Kapolda Sumsel ke Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Berita Terbaru