Nama : Shelvia Oktarina
Prodi : D3 Kebidanan
Mengamalkan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa menuntut saya untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik, terutama dalam menerapkan nilai-nilai positif di setiap aktivitas sehari-hari. Salah satu hal mendasar yang selalu saya jaga adalah konsistensi dalam beribadah sesuai dengan agama yang saya anut. Di samping itu, saya juga sangat menghormati teman-teman kampus yang memiliki keyakinan berbeda. Alasan saya konsisten menerapkan hal ini adalah karena saya sadar kalau lingkungan perkuliahan itu sangat beragam.
Tanpa adanya rasa saling menghargai dan toleransi yang kuat, perbedaan tersebut bisa dengan mudah memicu gesekan. Bagi saya, sikap toleran ini menjadi fondasi utama yang sangat penting dijalankan biar lingkungan sekitar bisa selalu rukun, damai, dan jauh dari konflik. Tantangan hidup saya makin bertambah karena sekarang saya harus tinggal jauh dari orang tua. Status sebagai anak rantau ini otomatis melatih saya buat bisa lebih mandiri dan bertanggung jawab sama diri sendiri.
Makanya, saya selalu berusaha ngerjain tugas-tugas kuliah dengan sebaik mungkin dan tetap rajin beresin berbagai pekerjaan rumah. Alasan di balik tindakan ini bukan cuma karena keharusan, tapi sebagai bentuk pembuktian rasa peduli dan bakti saya kepada orang tua yang sudah berjuang membiayai kuliah. Pengalaman hidup mandiri ini benar-benar mengajarkan saya buat belajar lebih disiplin dalam mengatur waktu, mengendalikan ego, serta menyelesaikan segala kewajiban tanpa harus selalu disuruh-suruh lagi.
Ketika berada di lingkungan kampus, saya selalu berusaha buat bersikap sopan ke siapa aja, mulai dari dosen, kakak tingkat, sampai ke teman-teman seangkatan. Saya juga membiasakan diri buat jujur, disiplin, dan gak pernah pilah-pilih teman berdasarkan suku, agama, ataupun latar belakang mereka. Alasan saya merangkul semua orang dengan setara adalah karena di dunia perkuliahan kita butuh jaringan pertemanan yang luas dan sehat untuk berkembang bersama.
Terus, kalau kebetulan ada masalah atau beda pendapat dengan teman, saya lebih milih buat menyelesaikannya lewat jalan musyawarah. Alasan utamanya adalah demi mencapai solusi terbaik yang adil bagi bersama, sekaligus menjaga perasaan satu sama lain agar gak bikin salah paham makin melebar. Selain itu, saya juga senang banget kalau bisa bantu teman yang lagi kesulitan memahami materi kuliah. Alasan saya suka berbagi ilmu ini sederhana, yaitu karena saya percaya kalau kebiasaan saling membantu bisa bikin hubungan pertemanan jadi makin akrab, solid, dan membawa dampak baik bagi proses belajar saya sendiri.
Penerapan nilai-nilai Pancasila ini sangat krusial saya lakukan agar hidup saya memiliki arah tujuan yang jelas. Saya yakin banget, dengan terus menjaga dan mempertahankan sikap-sikap positif ini, saya bisa tumbuh jadi pribadi yang jauh lebih baik, bertanggung jawab, serta bisa memberikan dampak nyata yang bermanfaat buat keluarga, kampus, masyarakat, dan bangsa Indonesia.















