Mendes PDTT  RI Abdul Halim Iskandar :  GSMP Selaras  Dengan Strategi Kementerian DPDTT Ciptakan Ketahanan Pangan di Desa

- Redaksi

Rabu, 21 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) RI, Abdul Halim Iskandar mengapresiasi Gubernur Sumsel  Herman Deru yang telah menginisiasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

 

 

“Saya apresiasi  ide pak  Gubenur beserta jajaran  yang telah melahirkan  inovasi yang sangat mementingkan kesejahteraan masyarakat, kolaborasinya juga tidak main-main melibatkan semua pihak melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,” ungkap Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar saat menyampaikan sambutan pada Seminar Desa se-Sumsel yang diselenggarakan Harian Pagi Sumatera Ekpres (Sumeks), yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Whyndam Jakabaring, Rabu (21/12).

 

 

 

 

Menteri DPDTT Abdul Halim Iskandar menegaskan, Pemprov Sumsel memiliki cara  tersendiri dalam merespon persoalan ketahan pangan, sejalan dengan strategi dan  arah pembangunan di dalam negeri,  mewujudkan desa tanpa kemisikinan yang merupakan salahsatu program Kementerian DPDTT.

 

 

“Menjadi perhatian Pak Presiden, persoalan ketahanan pangan yang dinilai sangat penting.  Sumsel memiliki kecanggihan tersendiri dalam mengatasinya melalui  GSMP merupakan program yang sangat mulia,” tambahnya.

 

 

Abdul Halim berharap, melalui pemerintahan  yang ada di desa  GSMP dapat  lebih dimasifkan lagi.

 

 

“Kita berharap program GSMP bisa terlaksana dengan baik melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan hingga tingkat desa,” imbuhnya.

 

 

Dalam  mencapai ketahanan pangan nasional, Abdul Halim menuturkan Kementerian DPDTT telah membuat kebijakan, 20 persen dana desa  dialokasikan untuk ketahanan pangan yang ada di desa.

 

 

Dalam seminar yang mengambil tema :  “Relevansi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dalam Menekan Kemiskinan dan Menurunkan Angka Stunting” tersebut  Gubernur Herman Deru menegaskan  GSMP merupakan program yang serius dan memiliki multi effect.

 

 

“GSMP memiliki  multi effect dimana kita tidak tergantung pada daerah lain, kita berusaha mengubah mindset masyarakat menjadi  penghasil pangan sendiri,” tegas Herman Deru.

 

 

Menurut Herman Deru, kebijakan Kemendes PDTT yang mengintruksikan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan merupakan kebijakan yang relevan dengan program GSMP.

 

 

“Kebijakan yang lahir dari Kementerian Desa ini membuktikan bahwa memang program ini serius, dari 20 persen dana desa dialokasikan untuk ketahanan pangan dan itu relevan dengan GSMP,” ujarnya.

 

 

Menyikapi hal tersebut, Herman Deru bahkan  berkeinginan untuk menjadikan Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar menjadi Pahlawan GSMP.

 

 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Menteri atas kebijakan tersebut, jika ini berhasil kami ingin mengangkat Pak Menteri sebagai pahlawan GSMP,” ucap Herman Deru.

 

 

Herman Deru mengungkapkan, Sumsel masuk 10 besar Provinsi yang berhasil mengedalikan laju inflasi di Indonesia. Prestasi tersebut lanjut dia dicapai salahsatunya memalui   GSMP.

 

 

“Beberapa bulan lalu kami diumumkan masuk 10 besar provinsi yang berhasil mengendalikan inflasi, salah satunya adalah melalui GSMP,” ungkapnya.

 

 

 

Terkait dengan upaya penurunan angka stunting di Sumsel, Herman Deru menegaskan penurunan stunting harus diawali dengan data yang akurat.

 

 

“Tidak semua sumber bisa kita pakai untuk menggunakan atau mengeluarkan kebijakan dalam mengatasi stunting, jadi datanya memang harus berul-betul tervalidasi dengan benar mulai dari desa terlenih dahulu,” tegasnya.

 

 

Menurutnya, Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional seharusnya mampu mengendalikan stunting.

 

 

“Sebagai lumbung pangan, bahkan penyumbang pangan seharusnya angka stunting di Sumsel bisa dikendalikan dengan baik,” tambahnya.

 

 

Pada kesempatan itu, Herman Deru mengharapkan dana desa bisa dialokasikan untuk posyandu, karena menurutnya posyandu adalah garda terdepan dalam memberikan pemahaman stunting dan kesehatan kepada masyarakat.

Berita Terkait

WCC Palembang Edukasi Perempuan tentang Kesehatan Menstruasi dan Penggunaan Cindo-Pads
Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Suguhkan Beragam Hiburan dan Inspirasi Modifikasi
BNNP Sumsel Geruduk Dua Lokasi Hiburan Malam di Palembang
Empat Bulan Buron, Perampas Motor KLX di OKI Akhirnya Dibekuk Tim Jatanras Polda Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Pola Hidup Sehat bagi Siswa MIT Saqu Imam Malik Lahat
OJK dan Pemprov Sumsel Resmikan Outlet UMKM Sultan Muda, Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda
Gelapkan Motor Pinjaman, Pria di Palembang Dibekuk Buser Polsek SU II
Mulai 27 Juli, PN Palembang Kembali Beroperasi di Gedung Utama Jalan Kapten A Rivai

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:03 WIB

WCC Palembang Edukasi Perempuan tentang Kesehatan Menstruasi dan Penggunaan Cindo-Pads

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:01 WIB

Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Suguhkan Beragam Hiburan dan Inspirasi Modifikasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:12 WIB

Empat Bulan Buron, Perampas Motor KLX di OKI Akhirnya Dibekuk Tim Jatanras Polda Sumsel

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:10 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Pola Hidup Sehat bagi Siswa MIT Saqu Imam Malik Lahat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:42 WIB

OJK dan Pemprov Sumsel Resmikan Outlet UMKM Sultan Muda, Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda

Berita Terbaru