SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Suasana persiapan acara ruwahan di Jalan Ratu Sianum Palembang, seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Sabtu (31/1/2026). Sebanyak sembilan warga menjadi korban luka bakar serius setelah tabung gas LPG 12 kg meledak hebat di tengah aktivitas memasak.
“Diduga, ada kebocoran pada tabung gas yang digunakan, sehingga memicu ledakan dan kobaran api yang membakar bagian rumah,” ungkap Kapolsek Ilir Timur II, Kompol M Ismail, Minggu (1/2/2026).
Kata Ismail, korban mayoritas perempuan dan kini tengah menjalani perawatan intensif dj Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang.
Adapun daftar korban yakni, Sahnum (10 bulan), Namira (2), Sumarni (63), Umi (54), Murni (40), Dewi Rohayati (33), Ria (40), Sri Rahayu (21) dan Weni Widia (40).
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, para korban mengalami presentase luka bakar yang bervariasi, mulai dari 20 persen hingga 80 persen.
“Api yang sempat berkobar tidak merambat ke bangunan sekitar berkat aksi cepat warga,” kaa Ismail.
Warga setempat bergotong royong memadamkan api dengan peralafan seadanya sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
“Saat personel kami sampai di TKP, api sudah dipadamkan warga,” jelas Ismail.
Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pendataan saksi-saksi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin mengecek kondisi selang tabung serta regulator tabung gas, terutama saat digunakan untuk keperluan memasak dalam kapasitas besar,” pesan Ismail. (ANA)















