Melonjaknya Kasus  Covid Varian Omicron, Wagub Ingatkan Warga  Jangan Panik dan  Tetap Disiplin Terapkan Prokes

- Redaksi

Sabtu, 5 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Pembahasan Perkembangan Covid-19 dan Evaluasi PPKM, di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Sabtu (5/2).

 

Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19. Dan diikuti oleh para menteri/pimpinan lembaga terkait serta serta para  Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia.

 

Selaku  pimpinan rapat Airlangga Hartarto  meminta para Kepala Daerah dan Forkopimda untuk memperkuat kembali koordinasi monitoring dan pengendalian kasus  Covid-19 di daerah masing-masing.

 

“Meningkatnya kasus baru varian omicron membuat kita untuk terus waspada. Untuk itu  semua Kepala Daerah dan Forkopimda perkuat koordinasi dan lakukan monitoring, pengendalian di daerah sampai dengan tingkat mikro,” tegas Airlangga.

 

Khusus untuk wilayah luar Jawa Bali, lanjut Airlangga terjadi  penambahan kasus konfirmasi harian per 3 Februari 2022 sebanyak 1.736 atau 6,4% dari total kasus harian nasional yang sebanyak 27.197 kasus. Untuk itu  selaku Koordinator PPKM untuk wilayah luar Jawa Bali Airlangga mengajak semua  pihaknya untuk  terus melakukan  koordinasi dengan pemerintah daerah  guna memastikan fasilitas, nakes, dan obat-obatan siap dan siaga dalam menangani lonjakan varian Omicron.

 

“Dengan lonjakan kasus aktif Covid-19 varian Omicron beberapa hari terakhir.  Pemerintah pusat langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan mulai  rumah sakit, ketersediaan obat-obatan, tabung oksigen.  Kebutuhan dan ketersediaan fasilitas isolasi terpusat disamping itu  dibutuhkan kesiapan tenaga Kesehatan di daerah,” imbuhnya.

 

Sementara itu Wagub Sumsel Mawardi Yahya menyebut, kesiapan Pemerintah Provinsi  Sumatera Selatan dalam menghadapi lonjakan kasus positif varian baru Covid-19 Omicron telah menyiapkan  rumah sakit sampai dengan tempat karantina terpusat.

 

“Saat ini pemerintah Provinsi tengah  bersiap dan siaga dalam menangani lonjakan Covid-19 varuan Omicron ini, mulai dari penanganannya kita mempunyai 56 rumah sakit layanan tersebar di Sumsel

Ditambah tempat isolasi di wisma atlet Jakabaring Sport City (JSC) dengan kapasitas 500 tempat tidur, obat-obatan, maupun oksigen kita sudah siap,” kata Mawardi.

 

Selain itu juga dia mengajak   masyarakat agar  tidak resah dengan  lonjakan Covid-19 varian Omicron. Akan tetapi  tetap terus menetapkan protokol kesehatan yang ketat dalam aktifitas sehari-hari.

 

“Tentunya masyarakat jangan terlalu resah yang terpenting kita menekankan protokol kesehatan yang ketat dikegiatan sehari-hari agar aktivitas kita terus bisa berjalan dengan semestinya,” tambahnya.

 

Dia juga menyebutkan Sumsel saat ini di Sumsel ada 4 kabupaten menerapkan PPKM level 1 dan 13 Kabupaten/Kota level 2.

 

“Di Sumsel sendiri penerapan PPKM masih sampai level 2 diantaranya 3 Kabupaten level 1 dan 13 Kabupaten/Kota level 2, protokol kesehatan tetap diterapkan dan tetap waspada,” pungkasnya.

 

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Prov Sumsel Lesty Nuraini menyebutkan, Kasus Covid-19 varian Omicron di Sumsel baru terditeksi satu orang.

 

“Di Sumsel tepatnya di Palembang baru ada satu orang yang terinfeksi omicron dan memang mempunyai riwayat perjalanan ke Jakarta dan melakukan isolasi mandiri,” kata Lesty.

 

Dia mengatakan, penetapan seseorang mengidap Omicron mempunyai waktu yang lama dan memakan waktu 2 minggu lebih.

 

“Untuk mengetahui seseorang terinfenksi Omicron juga perlu melewati beberapa tes dan memerlukan waktu kurang lebih dua minggu lamanya,” ucapnya.

 

Lesty juga mengatakan, penanganan varian Omicron tidak jauh beda dengan penanganan Covid-19 seperti biasanya.

 

“Mengenai penangannya juga tidak jauh berbeda dengan Covid biasa, jangan tinggalkan penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan
Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan
Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas
IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga
Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD
Pendampingan Kader Posyandu Palembang Dalam Lomba SE Sumsel 
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kebahagiaan Kemerdekaan bagi 19 Anak Panti Asuhan Yunida Rizki

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD

Berita Terbaru

pendidikan

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:49 WIB