Masalah Parkiran, Tata Lakukan Pembacokan 

- Redaksi

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, –Diduga lantaran diancam hendak ditusuk, membuat M Fajar Alias Tata (34), warga jalan Indra Kelurahan Bukit Kecil Kecamatan Talang Semut, Palembang nekat melakukan pembacokan terhadap korban Firmansyah (25).

Akibat ulahnya Tata pun terpaksa di amankan anggota Buser Polsek IB II, Palembang. Dan saat perkaranya digelar Kapolrestabes, Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Yanuf Hotma Parulian Sirait, Tata pun hanya bisa menundukkan kepala dan menyesali perbuatannya.

Peristiwa penusukan ini dilakukan Tata terjadi pada Rabu (7/8/2024), sekitar pukul 20.00, di jalan Ki Rangga Wira Santiko Lorong Jambi Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II, Palembang.

Dimana, peristiwa ini berawal saat korban Firmansyah sedang berjalan di dekat rumahnya, kemudian tiba-tiba datang pelaku Tata menemui korban. Melihat korban pelaku pun langsung menyerangnya dengan mengunakan Senjata tajam jenis pedang yang sudah dibawa oleh pelaku.

Saat dibacok kearah badan korban. Saat itu korban menangkisnya dengan mengunakan tangan sebelah kiri. Akibat peristiwa ini korban pun mengalami luka bacok di jari tengah dan jari manis, serta luka bacok sepanjang 10 Cm.

“Jadi benar pelaku ini merupakan pelaku pembacokan dan sudah menjadi target operasi kami. Dan berhasil ditangkap,” ungkap Harryo.

Lanjut Harryo, dimana pelaku nekat melakukan ini bermotifkan permasalahan lahan parkir di kawasan Kambang Iwak, pelaku mengakui bahwa lapang yang dijaga oleh korban merupakan lapak milik keluarganya.

” Dari sanalah korban berenti menjaganya, dan mengancam pelaku. Tidak terima di ancam pelaku nekat melakukan penusukan,” ungkapnya.

Selain mengamankan pelaku, sambung Harryo pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 1 bilang Sajam jenis pedang bergagang besi yang digunakan pelaku untuk membcaok korban.

” Akibat ulahnya pelaku akan dijerat pasal 351 ayat 2, dengan ancaman 5 tahun penjara,” katanya.

Sedangkan Tata mengaku, nekat melakukan aksi pembacokan ini lantaran tidak terima diancam.

Berita Terkait

Korupsi Perkimtan Palembang Terungkap di Sidang, Saksi Paparkan Dugaan Aliran Dana Rp440 Juta
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rayakan Hari Anak Nasional dengan Ruang Belajar Kreatif di Kampung Literasi 26 Ilir
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Berjalan Optimal
Diduga Jual Tanah Milik Orang Lain ke PLN, AWI Dilaporkan ke Polda Sumsel
Kurangi Kehilangan Hasil, 133 Pekebun Sawit Muara Enim Ikuti Pelatihan Teknik Panen dan Pascapanen
Kuasa Hukum Jamil dan Dede Siapkan Eksepsi, Singgung Keberatan atas Dakwaan Korupsi Distribusi Semen
Curi Kabel Proyek Senilai Rp 72,8 Juta, Pemuda 22 Tahun Dibekuk Polsek Lawang Kidul
Usai Layani Pijat, Janda di Palembang Jadi Korban Curas, Uang dan Dompet Dirampas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Korupsi Perkimtan Palembang Terungkap di Sidang, Saksi Paparkan Dugaan Aliran Dana Rp440 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:58 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rayakan Hari Anak Nasional dengan Ruang Belajar Kreatif di Kampung Literasi 26 Ilir

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:47 WIB

Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Berjalan Optimal

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:20 WIB

Diduga Jual Tanah Milik Orang Lain ke PLN, AWI Dilaporkan ke Polda Sumsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:18 WIB

Kurangi Kehilangan Hasil, 133 Pekebun Sawit Muara Enim Ikuti Pelatihan Teknik Panen dan Pascapanen

Berita Terbaru