Kunjungan Ke Warga Anggota DPRD Sumsel Dengarkan Aspirasi, Warga : Tolong Prioritaskan Suka Damai

Kota Palembang191 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan II Sumsel melakukan kembali melakukan Reses Tahap II diwilayah tepatnya RT 70 di jalan Kedamaian (Sukadamai) Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Serta dilanjutkan dilingkungan RSUD Siti Fatimah Bersama RS Mata dan RS Gigi dan Mulut.

 

7 anggota DPRD Sumsel dari berbagai fraksi dan Komisi ikut dalam Reses tersebut seperti, Budiarto Masrul, M Yansuri, Zulfikar Kadir, Tamtana Tanjung, Antoni Yuzar, Nopianto, dan Anwar Al Syadat.

 

Di Kelurahan Kebun Bunga, Beragam keluhan disampaikan warga permasalahan tanah, Air Ledeng, dan kondisi jalan di wilayah Sukadamai termasuk juga bantuan peningkatan bangunan seolah MTS. Namun prioritas warga meminta anggota DPRD Sumsel memprioritaskan pembangunan diwilayah Sukadamai.

 

Kordinator Anggota DPRD Sumsel Dapil II Sumsel Budiarto Masrul dari Fraksi Partai Gerindra menjelaskan jika banyak keluhan dari warga dengan harapan DPRD bisa membantu menyelesaikan Seperti permasalahan tanah.

 

“Untuk itu Kami, DPRD Sumsel meminta pemerintah agar dapat memberikan bantuan agar warga bisa mensertifikatkan tanah mereka,” kata Budiarto Masrul.

Baca Juga :  Management Telkomsel Area Sumatera Hadir Melayani Langsung Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional

 

Salain itu, Antoni Yuzar dari Fraksi PKB Komisi 1 DPRD Sumsel Menyikapi keluhan dari warga seperti sertifikat tanah Hak Milik yang tak lengkap. Ia mensyukuri jika warga telah memiliki tanda Kepemilikan tanah meskipun tidak lengkap. Hanya tinggal meminta BPN untuk melayani agar sertifikat tanah tersebut menjadi ada dan resmi milik warga tanpa ada pihak ketiga.

 

“Apalagi saat ini yang mencantumkan tanah itu dengan sertifikatnya tidak tahu dimana letak tanah. Jadi warga tak perlu khawatir. Jika ada yang mengatasnamakan tanah itu datang (pihak ketiga) langsung gugat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Nopianto dari Fraksi Partai Nasdem Komisi IV untuk tahun 2023 mengatakan jika Kelurahan Kebun Bunga akan mendapatkan pembangunan infrastruktur melalui pokok pikiran anggota DPRD Sumsel.

 

“Mudah mudahan bisa dimanfaatkan warga di seputaran Sukadamai. Jadi warga jangan khawatir kami akan terus berbuat terhadap perkembangan di Sukadamai. Sementara itu bagi warga yang belum mendapatkan pembangunan agar RT/RW nya Pro Aktif untuk mengusulkan agar bisa di Programkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Komitmen Wujudkan Tata Ruang Berkualitas

 

Sementara itu di Lingkungan RSUD Siti Fatimah Bersama RS Matta dan RS Mulut dan Gigi, juga dihadiri masyarakat disekitar ketiga RS tersebut. Seperti yang dikatakan Ahmad, warga

 

Kelurahan Suka Bangun, Meski banyak bersyukur dengan adanya ketiga RS ini disekitar tempat tinggal mereka namun juga disesalkan ada dampak negatif dari pembangunan ini, karena saat hujan deras tempat tinggal mereka menjadi sasaran banjir limpahan air dari komplek ketiga RS tersebut. Untuk itu ia meminta agar Anggota DPRD dapat mencarikan Solusi. Karena telah banyak warga yang memilih pindah dari rumahnya karena takut akan banjir. Seperti pembuatan Gorong-gorong yang mengarah ke waduk terdekat.

 

Menjawab hal ini, kordinator Reses Dapil II Sumsel Budiarto Masrul mengatakan jika permasalahan ini akan dibicarakan ketiga RS ini bersama Komisi IV DPRD Sumsel. “Tentu permasalahan ini akan kita bahas dengan mengundang pihak rumah sakit agar dampak ini bisa di kurangi bahkan kalau bisa dihilangkan agar warga juga tak terdampak Banjir,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bulan Agustus Saja Ada 2.397 Balita Terkena Ispa

 

Sedangkan Budiarto Masrul juga menyampaikan agar RSUD Siti Fatimah memperhatikan kinerja setiap dokter. Menurut pengalaman pribadinya yang pernah menunggu Dokter selama 2 jam lebih padahal telah dokter tersebut telah membuat janji kepadanya. Selain itu juga ia meminta agar keberadaan Front Office di RSUD Siti Fatimah agar dapat dibekali dengan tata cara menjadi Front Office yang baik tanpa menyinggung perasaan calon pasien ataupun keluarga Pasien.

 

“Jadi kinerja kinerja ini harus diperbaiki, itu baru saya yang menunggu selama 2 jam, bagaimana masyarakat umum saya rasa lebih lama. Meski saya tahu kalau dokter banyak kerjanya tapi jangan sampai buat Pasien menunggu lama,” ungkapnya.

Ditambahkan Anwar Al Syadat dari Fraksi Partai PKS mengatakan komplek RSUD Siti Fatimah Bersama RS Matta dan RS Gigi Mulut telah dianggarkan Rp. 20 Miliar untuk pembangunan Masjid didalam komplek RSUD Siti Fatimah dan akan segera di bangun.

    Komentar