Korupsi KUR Bank BSI di OKI Rugikan Negara Rp9,5 Miliar, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir saat melaksanakan proses Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti dalam perkara dugaan korupsi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BSI yang merugikan negara hingga Rp9,5 miliar, Senin (4/5/2026)

Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir saat melaksanakan proses Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti dalam perkara dugaan korupsi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BSI yang merugikan negara hingga Rp9,5 miliar, Senin (4/5/2026)

 

PA

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bidang Tindak Pidana Khusus melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan korupsi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Senin (4/5/2026).

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi penyaluran pembiayaan KUR Bank BSI Kantor Cabang Pembantu Tulang Bawang Unit 2 kepada petani tambak udang di Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI, pada periode 2022 hingga 2023.

Akibat dugaan tindak pidana tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp9,5 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari OKI, Parit Purnomo, mengungkapkan bahwa dalam Tahap II ini, pihaknya menerima penyerahan tiga tersangka dari penyidik beserta barang bukti.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial SS, Ln, dan Sn. SS diketahui merupakan wiraswasta yang juga menjabat Komisaris Utama PT Karomah Ilahi Mandira (PT KIM) tahun 2021 sekaligus pengelola keuangan perusahaan. Ln menjabat sebagai Sekretaris PT KIM, sementara Sn merupakan Micro Relationship Manager Bank BSI KCP Tulang Bawang Unit 2 periode 2022–2023.

“Setelah proses Tahap II, ketiga tersangka langsung dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas II B Kayuagung,” ujar Parit Purnomo.

Penahanan berlangsung sejak 4 Mei hingga 23 Mei 2026 berdasarkan surat perintah penahanan dari kejaksaan.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi.

Untuk dakwaan primair, para tersangka dikenakan Pasal 603 juncto Pasal 20 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan dakwaan subsidair dikenakan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 20 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Selanjutnya, tim JPU akan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Kelas I A Khusus untuk proses persidangan.

Kejari OKI menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi, khususnya yang berdampak pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pihak kejaksaan juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung upaya penegakan hukum demi menciptakan tata kelola ekonomi yang bersih dan berkelanjutan di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB