Korban Penipuan Modus Dijanjikan Bekerja di BPS Bertambah Lagi

- Redaksi

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penipuan dijanjikan sebagai honorer BPS membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban penipuan dijanjikan sebagai honorer BPS membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Korban penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan sebagai honorer di Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang, dengan terlapor AHR (23), kembali bertambah.

Setelah sebelumnya pada Rabu (15/1/2025), Tarisya Amanda (24) melaporkan AHR ke Polisi karena sudah tertipu sebesar Rp20 juta dengan modus yang sama, yakni dijanjikan bekerja sebagai honorer di BPS.

Korban lainnya Atirah Mira Faza (23) juga melaporkan hal serupa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Kamis (16/1/2024).

Kepada petugas Piket, Warga Komplek Bukit Nusa Indah Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang tersebut mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

“Terlapor itu teman semasa Sekolah, mulanya saya ditelpon, dan pada Minggu (7/10/2024) datang ke rumah sekira pukul 19.00 WIB,” katanya.

Saat itu, terlapor menawarkan ada lowongan bekerja di BPS Sumsel, tapi ia meminta sejumlah uang untuk buat baju seragam. “Saya dijanjikan jadi Admin, uang masuknya Rp 2,8 juta katanya itu untuk baju,” ungkapnya.

Namun, lanjut korban, setelah uang ditransfer, dirinya tidak kunjung dipanggil untuk bekerja, justru terlapor menelpon kembali untuk dicarikan orang yang mau mencari pekerjaan.

“Selang beberapa hari, terlapor kembali menghubungi saya untuk meminta dicarikan warga yang mau bekerja,” jelasnya.

Saat ditanya terkait kapan dirinya akan bekerja, terlapor mengatakan jika korban bisa bekerja apabila kuota pegawai yang dipinta sudah cukup. “Nah sebab itu saya menyanggupi permintaan terlapor mencari orang yang mau bekerja,” jelasnya.

Total ada orang enam yang saya ajak menemui terlapor setiap korban diminta bervariasi selain itu diminta juga untuk mengajak warga yang lain.

“Jadi total yang tertipu oleh terlapor ada 22 orang korban, dengan total kerugian Rp65 juta,” jelasnya.

Total kerugian itu termasuk uang yang saya pinjam melalui Pinjaman Online sebesar Rp50 juta. “Terlapor memang meminta saya melakukan pinjol, untuk mencukupi uang dari jumlah yang hendak bekerja, supaya tercukupi kuotanya,” terangnya.

Sementara hingga saat ini tidak ada etikad baik dari terlapor, bahkan saat diminta kejelasan selalu mengulur-ulur waktu. “Saya tidak terima. Saya harap pelaku ini bisa segera ditangkap dan uang kami bisa dikembalikan,” ujarnya.

Laporan korban diterima petugas dengan dugaan Tindak Pidana Penipuan/perbuatan Curang UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri menjelaskan bahwa laporan korban telah diterima pihaknya. “Akan kita serahkan ke satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT
Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel
Mayat Mr X Ditemukan di Pantry Klinik Kenten Palembang
Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus
Pasutri Diduga Curi Tas di RS Bari Palembang
Rekonstruksi Begal yang Tewaskan Adinda Diperagakan dalam 10 Adegan, Keluarga Minta Pelaku DPO Ditangkap
Tiga Terduga Pengeroyok Wartawan di Mapolda Sumsel Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain
Spesialis Pelaku Pencurian Motor di Kostan Diringkus Unit Ranmor

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Mayat Mr X Ditemukan di Pantry Klinik Kenten Palembang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pasutri Diduga Curi Tas di RS Bari Palembang

Berita Terbaru

Kota Palembang

Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:43 WIB

Foto mayat MR X

Kota Palembang

Mayat Mr X Ditemukan di Pantry Klinik Kenten Palembang

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:28 WIB