Kluster Hajatan dan Varian Delta, Diprediksi Penularan Covid-19 di Kota Pagar Alam Melonjak

- Redaksi

Jumat, 2 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Kapolres Kota Pagar Alam AKBP Dolly Gumara SIk mengatensikan agar personelnya melaksanakan pengamanan dalam sejumlah kegiatan sosial di masyarakat yang rentan memicu terjadinya kerumunan serta mengabaikan protokol kesehatan.

Hal ini ditegaskan Kapolres, saat memberikan pengarahan kepada petugas yang melakukan pengamanan terhadap sejumlah rumah ibadah, Pasalnya berdasarkan data yang diterima Polres Pagar Alam pada Kamis (1/7/21) kemarin tercatat penambahan kasua yang cukup signifikan bahkan ada yang meninggal dunia.

“Berdasarkan hasil kordinasi dngam Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam ada penambahan sebanyak 16 orang yang terpapar covid-19 dan 1 dinyatakan meninggal dunia,” ucap Kapolres melalui siaran pers Humas Polres Kota Pagar Alam, Jum’at (2/7/21).

Ia mengatakan, Hasil pemeriksaan RT.PCR Metode Real Time N.Cov 2019 di UPT Laboratorium Kesehatan Kabupaten  Lahat tanggal 30 Juni 2021, dari penambahan tersebut terkonfirmasi Kecamatan Pagar Alam  Selatan menyumbangkan 10 Kasus. Kemudian sisanya dari tiga kecamatan Pagaralam Utara, Dempo Tengah, dan Dempo Tengah masing-masing 2 Kasus.

“Diprediksi lonjakan ini terjadi dari Kluster Hajatan/Sedekahan ditambah lagi diprediksikan Varian Delta virus Covid 19 sudah memasuki Kota Pagar Alam yang memiliki sifat penularannya cepat/mudah dari virus covid biasa,” terangnya.

Apalagi, kata dia, saat ini masih ada yang beranggapan bahwa pandemi covid-19 hanyalah isapan jempol belaka, sementara penerapan prokes pun sudah mulai melemah dan berkuraang.

“Walaupun sudah 221 orang yang dinyatakan sembuh, namun perlu diketahui bahwa angka sebaran covid-19 di Kota Pagar Alam sudah mencapai 264 oramg dan 13 orang meninggal dunia,” ucapnya.

Untuk itulah, agar Kota Pagar Alam tidak masuk sebagai zona merah, Polres Kota Pagar Alam bersama pemerintah memasifkan vaksinasi massal di sejumlah Fasilatas Pelayana Kesehatan (Fasyankes) untuk membentuk Herd Comunity.

“Ke depan direncanakan adanya penambahan vaksin dengan  lokasi vaksinasi di pusat keramaian masyarakat seperti Alun-Alub, Pelataran Pasar Dempo Permai dan pelataran pemukiman penduduk yang padat,” pungkas Kapolres. (Dey)

Berita Terkait

Disdik Palembang Larang Acara Perpisahan Sekolah
Kendalikan Inflasi, Pemkot Pagar Alam Bantu Bibit untuk Kelompok Tani
Terakhir Ngantor Sebagai Walikota, Alpian Maskoni Rombak Jabatan Pemkot Pagar Alam
Subsidi Harga Kedelai, Tingkatkan Produksi Tahu dan Tempe
Semangat Gotong Royong untuk Pembangunan yang Dinamis dan Berkelajutan di HUT Pagar Alam Ke-22
Dikunjungi Setmil Pres RI, Walikota Pagar Alam Paparkan Hal ini
HUT Pagar Alam, Pemkot Bakal Gelar Besemah Expo
Inovasi Optimalisasi KUR Nol Persen, Pagar Alam Raih PPD Terbaik Pertama di Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:02 WIB

Disdik Palembang Larang Acara Perpisahan Sekolah

Kamis, 7 Desember 2023 - 18:45 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkot Pagar Alam Bantu Bibit untuk Kelompok Tani

Jumat, 15 September 2023 - 19:12 WIB

Terakhir Ngantor Sebagai Walikota, Alpian Maskoni Rombak Jabatan Pemkot Pagar Alam

Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:51 WIB

Subsidi Harga Kedelai, Tingkatkan Produksi Tahu dan Tempe

Rabu, 21 Juni 2023 - 14:26 WIB

Semangat Gotong Royong untuk Pembangunan yang Dinamis dan Berkelajutan di HUT Pagar Alam Ke-22

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB