Kenten Laut Terancam Jadi ‘Desa Mati’! Warga Ramai-ramai Ingin Pindah, Jika…

- Redaksi

Kamis, 27 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Warga Kenten Laut Pulau Seberang, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, keluhkan jalan desa mereka yang tidak kunjung dibangun pemerintah setempat.

Kepala Dusun (Kadus) Desa Kenten Laut, Ruslan mengatakan, bahwa jalan Desa Kenten Laut Pulau Seberang sudah lama tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

“Jalan ini biasa dilewati anak sekolah ke SMP setiap harinya. Kasihan anak-anak kalau hari hujan, jalannya hancur, lengket dan becek,” jelasnya.

Lanjut Ruslan, terakhir jalan ini tersentuh pengerasan pada tahun 2013 lalu.

“Artinya sudah 10 tahun. Sampai hari ini belum ada perhatian, karena ini jalan lintas umum. Kalau hujan, kendaraan susah masuk. Jadi kalau harapan kami tidak terpenuhi juga, tidak ada pembangunan selama bertahun–tahun ini, masyarakat mau demo,” tegas Ruslan.

Senada dikatakan Sapran, selaku anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kenten Laut. Kata dia, kondisi jalan desanya sudah lama rusak, dan kalau hujan jalannya bonyok.

“Kami sangat berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Provinsi Sumsel, agar jalan ini dibangun secepatnya. Saat kering, debu sangat mengganggu,” keluhnya.

“Bahkan warga disini serasa ingin lari saja, pindah ke Kota Palembang. Kalau kami dibiarkan saja sama Pemkab Banyuasin. Karena janji–janji dari Caleg dan legislatif tidak ada yang terealisasi. Tadinya kami warga berharap janji mereka jadi kenyataan, tapi sampai hari ini tidak ada perubahan,” ungkap Sapran.

“Untuk hambatannya itu masalah dana, tidak ada alokasi anggaran, kata Pemda. Nah diujung jalan desa ini berbatasan dengan daerah Sebatik, itu sungai,” ucap dia lagi.

Sementara itu, Marlina warga sekitar, merasa sangat miris dengan kondisi jalan umum yang dilaluinya hampir setiap hari itu.

“Aktivitas warga terganggu kalau hari hujan. Mau antar anak ke pesantren, sekolah, mau ke pasar, jalan licin. Kalau tidak kunjung dibangun juga, kami mau pindah saja dari Banyuasin. Bupati kan pernah kesini, tahu keadaannya,” tegas warga Desa Kenten Laut tersebut. (ANA)

Berita Terkait

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara
Catat Jadwalnya! Tol Palembang-Betung Berlakukan Sistem Buka Tutup Mulai Akhir Januari
Jalan Rusak Berlumpur di Talang Buluh Hambat Aktivitas Warga Perbatasan Banyuasin–Palembang
Damkar Banyuasin Tangkap Buaya Muara di Area Pabrik Indofood

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:45 WIB

Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:40 WIB

Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

Berita Terbaru

Muaraenim

Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:45 WIB