Jalan Rusak Berlumpur di Talang Buluh Hambat Aktivitas Warga Perbatasan Banyuasin–Palembang

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Aktivitas warga di perbatasan Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang kerap terhambat akibat buruknya kondisi jalan pedesaan yang hingga kini belum tersentuh perbaikan. Jalan tanah merah yang rusak dan berlumpur menjadi pemandangan sehari-hari, terutama saat musim hujan, dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kondisi tersebut terjadi di Dusun III RT 10, Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Jalan penghubung antar kecamatan sekaligus akses menuju wilayah perkotaan itu rusak parah dan sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir memperparah kerusakan jalan. Genangan air bercampur lumpur membuat permukaan jalan licin dan kerap menyebabkan pengendara tergelincir. Ironisnya, jalan tersebut berada di kawasan perbatasan langsung dengan Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Fatma, warga RT 10 Desa Talang Buluh, mengatakan kerusakan jalan semakin parah setiap musim penghujan. Menurutnya, ruas jalan penghubung antara Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, dengan Desa Semuntul, Kecamatan Rantau Bayur, sepanjang kurang lebih 13 kilometer, berubah menjadi kubangan lumpur dan sulit dilewati.

“Kalau hujan turun, jalan tergenang dan licin. Warga harus ekstra hati-hati karena sering ada motor yang tergelincir bahkan jatuh. Apalagi malam hari, kondisinya gelap,” ujar Fatma, Jumat (—).

Ia juga menambahkan, kerusakan jalan diperparah oleh lalu lintas kendaraan bermuatan berat yang kerap melintas untuk mengangkut hasil galian tanah. Akibatnya, permukaan jalan semakin hancur dan tidak mampu dilalui ketika hujan deras.

Keluhan serupa disampaikan Radimin, warga setempat lainnya. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital masyarakat untuk menuju pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, serta pusat aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. “Sudah bertahun-tahun rusak, tapi belum ada perbaikan yang serius,” katanya.

Kondisi jalan yang memprihatinkan ini juga diperparah dengan minimnya fasilitas penerangan. Hingga kini, jaringan listrik dan lampu jalan belum tersedia di kawasan permukiman sekitar, sehingga ruas jalan menjadi gelap gulita pada malam hari dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Sebelumnya, kondisi jalan di RT 10 Desa Talang Buluh sempat viral di media sosial TikTok. Dalam video yang diunggah warga, terlihat pengendara harus mendorong kendaraan mereka saat melintasi jalan berlumpur yang disebut telah rusak selama bertahun-tahun tanpa penanganan dari pemerintah daerah.

Warga berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta para wakil rakyat dari daerah pemilihan Talang Kelapa dapat segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Mengingat jalan tersebut merupakan akses strategis yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan kota.

Berita Terkait

Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Tim Cari Pemuda yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian
Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah
188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:28 WIB

Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Tim Cari Pemuda yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:25 WIB

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Jumat, 28 Agu 2026 - 12:09 WIB

Dosen dn Pegawai universitas PGRI di PTDH

Kota Palembang

Dapat Surat PTDH Dosen Univ PGRI Dan Pegawai Tetap Tempu Jalur Hukum

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:56 WIB