Kegempaan Tremor Gunung Api Dempo Mengecil, Asap Kawah Nihil

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Megian Nugraha, menunjukan kegempaan melalui siesmograf kepada Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni. (Photo: Delta Handoko)

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Megian Nugraha, menunjukan kegempaan melalui siesmograf kepada Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Berdasarkan catatan hasil rekaman alat seismograf aktivitas kegempaan gunung api dempo terjadi fluktuatif, namun cenderung mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Dempo, Megian Nugraha.

Ia mengatakan, tercatat pada 10 Januari 2022, total telah terjadi sebanyak 2 kali embusan yang dikeluarkan dari dalam kawah Gunung Api Dempo, kemudian terjadi 1 kali teltonik jauh, tremor masih terjadi namun hanya skala microtremor amplitudo dikisaran sebesar 0,5 hingga 1 mm.

“Untuk visual, puncak dempo cerah terkadang diselimuti kabut,” terangnya.

Lanjutnya, untuk rekomendasi agar masyrakat, pengunjung maupun wisatawan tidak mendekati dan bermalam atau camping di pusat aktifitas kawah dempo merapi di puncak dalam radius 1 kilometer.

“Mengingat kawah sbagai pusat letusan dan gas gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan,” tegasnya.

Lanjutnya, terlihat dari Pos pemantauan Gunung Api Dempo hanya sebatas melaporkan hasil pentauan ada peningkatan aktifitas disertai kemunculan tremor ini, sedangkan mengenai perubahan status gunung tergantung masih menunggu keputusan dan kewenangan dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung,” kata Megian.

Dijelaskan Megian, sejarah kejadian peningkatan status gunung api dempo ditahun tahun sebelumnya, pernah berada di status level II waspada selama sekitar dua tahun lamanya tepatnya terjadi tahun 2017.

“Pos Pemantauan Gunung Api Dempi tetap mengintensifkan pengawasan terhadap kemungkinan apa saja yang bisa terjadi,” terangnya.

Sementara itu Plt Kepala BPBD Kota Pagar Alam Herdensi mengatakan, sejauh ini Jalur pendakian di dua pintu masuk Kampung 4 masih dibuka.

“Meski demikian kami tetap mengimbau agar siapapun yang akan melakukan aktifitas ke puncak dempo untuk tetap berhati hati dan waspada,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Berita Terbaru