Karyawan PT SAL Tewas Dilindas Ban Jonder, Ini Harapan Kades Sedang Dengan Pihak Perusahaan

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Afriyadi (19) karyawan PT Sawit Andalan Lestari (SAL) yang mengalami kecelakaan kerja, ternyata baru masuk dua bulan bekerja di perusahaan PT SAL tersebut. Ia bekerja sebagai pemanen buah kelapa sawit.

 

Hal ini disampaikan rekan kerjanya Edi Efendi, saat ditemui media ini di rumah duka yang beralamat di RT 05 Dusun II Desa Sedang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Kamis (20/7).

 

Menurut keterangan Edi Efendi, pada pukul 08.30, korban bersama dia dan dua rekannya yang lain, melakukan brifing, setelah itu dengan menaiki jonder mereka berangkat menuju lokasi PT SAL Inti 2 Blok AA 14 untuk memanen buah kelapa sawit.

 

“Kami berempat berangkat menuju lokasi untuk memanen buah kelapa sawit dengan menaiki jonder, dan pas diperjalanan tiba – tiba Afriyadi terjatuh dari jonder dan perutnya langsung terlindas ban jonder,” ungkap dia.

 

Setelah kejadian, menurut Edi Efendi dia bersama dengan rekan kerjanya yang lain langsung menolong korban dengan membawanya ke RSUD Banyuasin.” Korban langsung kami bawa ke RSUD Banyuasin untuk segera mendapatkan pertolongan medis,” jelas dia.

 

Dikatakan Edi Efendi, waktu di RSUD korban masih sadar, dan sempat mengatakan kalau dirinya tadi terpeleset dari jonder hingga membuatnya terjatuh.

“Waktu di UGD korban masih sadar dan sempat menceritakan kalau ia jatuh karena terpeleset,”ujar dia.

Saat di UGD, lanjut dia, pihak dari RSUD telah melakukan pertolongan pertama dan juga sudah memasang selang infus, namun setelah selang infus terpasang tiba – tiba saja korban langsung tidak sadarkan diri dan setelah diperiksa oleh pihak RSUD, ternyata korban telah meninggal dunia.

 

“Menurut pihak RSUD ada pendarahan dalam perut korban akibat lindasan ban jonder tersebut, dan korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.00 WIB, dan oleh keluarganya jasad korban langsung dibawa pulang kerumah duka,” imbuh dia.

 

Atas musibah ini, Kepala Desa Sedang H Iwan Suparmadi berharap kepada pihak dari PT SAL agar koperatif dalam masalah ini, setidaknya ada kepedulian kepada keluarga korban karena ini kecelakaan kerja.

 

“Juga disini atas nama pribadi maupun atas nama Pemerintah Desa Sedang, kami turut berbela sungkawa terhadap ahli musibah yang ditinggalkan korban,”ucap dia.

 

Ia juga menghimbau untuk para pekerja di PT SAL khususnya warga Desa Sedang lebih berhati – hati lagi dalam bekerja dan jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi.”Utamakan keselamatan. Kita tidak tau kapan ajal akan menimpa kita,” tutur dia.

 

Diberitakan sebelumnya, dimana seorang karyawan PT Sawit Andalan Lestari (SAL) Afriyadi (19) mengalami kecelakaan kerja. Korban terlindas ban jonder dan meninggal dunia. Kejadian ini terjadi di area lokasi PT SAL, Desa Sedang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Kamis (20/7).

 

Kepala Desa Sedang H Iwan Suparmadi SKM saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut dan korban merupakan warga Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh.”Memang benar dan korban adalah warga saya sendiri,” Ujar Iwan.

 

Dijelaskan Kades Iwan, bahwa korban memang merupakan karyawan PT SAL bagian panen buah kelapa sawit.”Korban ini karyawan bagian panen buah kelapa sawit, setelah brifing jam 8.30 WIB berangkat menuju lokasi panen, menaiki jonder dan ditengah perjalanan korban jatuh dan terlindas ban jonder,” terang dia.

 

Iwan menerangkan, dugaan sementara korban terjatuh karena terpeleset, dan saat terjatuh korban langsung terlindas ban jonder pada bagian perut.”Korban langsung dibawa ke RSUD Banyuasin dan setelah di RSUD korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap dia.

 

“Jasad korban kini telah dibawa pulang oleh pihak keluarganya kerumah duka yang beralamat di RT 05 dusun II Desa Sedang. Atas musibah ini saya atas nama Pemerintah Desa Sedang turut berduka cita dan semoga keluarga almarhum diberi kekuatan menerima musibah ini,” ucap dia. (Adm).

Berita Terkait

Senggolan Motor Berujung Tragis, Petani di Banyuasin Tewas Ditusuk
Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Tim Cari Pemuda yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian
Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah
188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:30 WIB

Senggolan Motor Berujung Tragis, Petani di Banyuasin Tewas Ditusuk

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:28 WIB

Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Tim Cari Pemuda yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:25 WIB

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Berita Terbaru