SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur tampil kompak bersama petani dalam mensukseskan program penanaman jagung 1 desa 1 hektar.
Kapolsek BMT Iptu Swisspo mengatakan, giat penanaman jagung ini dilakukan secara bertahap, dan untuk saat ini dilakukan di 3 (tiga) desa yaitu, Desa Tanjung Agung, Desa Sumedang Sari, dan Desa Sumber Tani. Sebagai salah satu strategi Polri dalam mendukung Asta Cita Kapolri, dalam pemanfaatan lahan produktif.
“Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan terlibat dalam program pertanian, kepolisian menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan rakyat dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” Ungkapnya, pada Rabu (20/08/2025).
Kapolsek menambahkan, melalui program 1 desa 1 hektar lahan jagung, diharapkan Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek BMT menjadi salah satu penghasil jagung. Menurutnya, guna mensukseskan hal tersebut, diperlukan dukungan dan keterlibatan banyak pihak.
“Keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama antara Pemerintah Daerah, kepolisian dan masyarakat dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo, Kepala Desa Tanjung Agung, Kepala Desa Sumedang Sari, Kepala Desa Sumber Tani, Bhabinkamtibmas Aiptu Heri Hariyanto, Bhabinkamtibmas Aipda Adi Suryadi, Staf Kecamatan BMT, dan Petani.

















