oleh

Lomba Mural Piala Kapolri, Isinya Boleh Kritik Positif dan Negatif

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Festival dan Lomba Seni Mural Piala Kapolri 2021, yang diadakan di Palembang berlangsung meriah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, motivasi kegiatan lomba mural diadakan dalam rangka momen hari Sumpah Pemuda dan Hari Ulang Tahun Humas Polri ke-70, memberi kebebasan dalam berkreasi dan berekspresi.

Para peserta lomba dibolehkan membuat karya dengan subtema kritikan atau masukan ke kepolisian, dan sesuai aturan yang berlaku tentang covid 19. “Bisa berbentuk kritik positif dan negatif untuk Polri,” ucap Jenderal Sigit.

Menurut Kapolri, lomba mural diadakan salah satu tujuannya ialah memberikan wadah kebebasan berekspresi bagi masyarakat. “Peserta lomba mural ini boleh menghasilkan karya seni berupa kritikan ke Polri, baik itu positif maupun negatif. Tidak ada masalah,” guna mewujudkan Polri yang dicinta dan dipercaya masyarakat tutur Kapolri Sigit

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH mengatakan saat pembukaan Festival dan Lomba Seni Mural Piala Kapolri 202, di gedung Ex Giant Express Soetta, Sabtu (30/10/2021), lomba mural bertajuk Bhayangkara Mural Festival Piala Kapolri 2021 mengangkat tema, Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif pada Masa Pandemi Covid-19.

Mantan Kapolda Sumbar ini mempersilakan peserta lomba menuangkan segala bentuk ekspresi dan pandangannya terhadap institusi kepolisian. Toni menegaskan Polri bukanlah lembaga yang antikritik.

Menurut Toni, kritik yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi agar Korps Bhayangkara dapat sesuai dengan harapan publik. “Polri tidak akan pernah antikritik. Semua masukan yang sifatnya membangun akan kami tampung untuk menjadi bahan introspeksi agar menjadi makin baik ke depannya,” kata Toni.

Sementara itu, menurut ketua Pelaksana Bhayangkara Mural Festival 2021 Sumsel Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah SH menyebutkan bahwa pemenang pada kegiatan Lomba Mural ini, yakni Juara pertama diraih Studiology,co, atas nama Rahmat Fajar pangindom dan Romando DwiPutra. Juara kedua Pesan Mural (Idris dan Aan), dan juara ketiga Suparman (Palembang mural).

Adapun juara Harapan Satu, FfJ ART/Chairul Jayak dan Pajar Utama. Harapan Dua Two Girls/Yolanda Septiana, S, Psi dan Veren Yunika Nava.

Selain membuka Lomba Mural dengan tema kritik, Polri juga memberikan subtema tentang peduli sesama pada masa pandemi Covid-19. “Bersama menjalankan protokol kesehatan, Indonesia sehat dan kuat, bebas dari Covid-19, dan bersama menjaga Indonesia,” ucap Iralinsah. (Rel)

Komentar

Berita Hangat Lainya