Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah Boleh Kurangi Jam Belajar

- Redaksi

Senin, 2 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Semakin pekatnya kabut asap di Kota Palembang membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada SMK Negeri dan swasta se-Sumatera Selatan.

Kabid SMK Disdik Sumsel Mondyaboni mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat edaran nomor 420/201/SMK.2/Disdik.SS/2023 tentang penanganan dampak polusi udara pada SMK negeri swasta se Sumatera Selatan yang ditujukan kepada seluruh kepala SMA dan SMK se-sumatera Selatan, sehubungan dengan kualitas udara di Provinsi Sumatera Selatan terutama di kota Palembang.

“Menurut BMKG SMB II terjadi peningkatan titik hotspot atau api yang menyebabkan polusi udara berupa residu dari asap kebakaran. Sehingga membuat kualitas udara terutama di kota Palembang menjadi tidak sehat,” ujarnya, saat diwawancarai, Senin (2/10/2023).

Lebih lanjut Mondyaboni menerangkan, untuk mengantisipasi dampak negatif dan dari polusi tersebut maka diinstruksikan kepada seluruh kepala sekolah yang terdampak untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut yakni pertama mengimbau kepada seluruh peserta didik beserta guru dan pegawai untuk menggunakan masker apabila terjadi polusi udara.

Kedua, mengimbau kepada orang tua wali untuk memonitor kondisi kesehatan anak-anaknya serta menghindari keluar rumah apabila tidak keperluan yang terlalu penting.

“Ketiga berkoordinasi dengan BPBD instansi terkait penanganan polusi udara untuk melakukan upaya kolaborasi pencegahan dan penanggulangan dampak polusi udara bagi warga sekolah,” katanya.

Selain itu, sambung Mondyaboni, berkoordinasi dengan kepala Puskesmas rumah sakit terdekat untuk melakukan screening deteksi kesehatan warga sekolah yang mengalami gejala gangguan pernapasan.

Apabila polusi udara dalam status yang membahayakan, maka kepala sekolah segera berkoordinasi dengan PLT kepala dinas pendidikan Provinsi Sumsel melalui Kabid SMK untuk mengambil langkah proporsional dan prosedural antara lain pengurangan jam belajar sehingga waktu sekolah dapat lebih cepat.

Kemudian jam mulai kegiatan belajar mengajar disesuaikan kondisi di lingkungan sekolah kemudian pembelajaran dilakukan secara kombinasi luring dan daring, serta pembelajaran dilakukan secara daring.

“Kebijakan yang dilakukan oleh sekolah dapat dilaporkan kepada dinas pendidikan Provinsi Sumatera Selatan,” tandasnya. (ANA)

Berita Terkait

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura
5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni
Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang
Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas
Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan
Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumatera, UMP Raih Nominator Mitra Klinik Hukum Terbaik
Ratu Dewa Pastikan Sekolah Rusak Diperbaiki Tahun Depan
Fakultas Hukum Unsri Jajaki Kemitraan dengan Leiden Law School Belanda

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:05 WIB

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:33 WIB

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:36 WIB

Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:15 WIB

Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan

Berita Terbaru

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Musi Banyuasin

Muba Ambil Bagian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:54 WIB

Ratusan gram ganja kering dan siap edar hasil tangkapan Polres Muratara. Foto: dokumen polisi.

Muratara

Polisi Ringkus 3 Hektar Ganja dan Ratusan Kilogram Hasil Panen

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:52 WIB