Jurus Ridwan Kamil Siapkan Generasi Muda Unggul Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

- Redaksi

Rabu, 18 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIKID, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, generasi muda saat ini adalah ujung tombak untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk itu, Pemda Provinsi Jabar menggulirkan sejumlah program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) guna investasi jangka panjang.

“Saya belajar, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang melahirkan pemimpin-pemimpin lainnya,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– saat menjadi pembicara Talkshow Malam Puncak Webinar Series Lead The Feast 2021 “The Future of Indonesia’s Leadership Milestone” di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (18/8/2021).

Adapun program pertama yang dijalankan adalah Jabar Future Leaders. Lewat program ini, generasi muda diberikan pengalaman untuk menjadi ajudan Gubernur Jabar selama seminggu.

Program tersebut, kata Kang Emil, diperuntukan bagi anak-anak muda dari seluruh daerah di Indonesia, termasuk penyandang disabilitas. Jabar Future Leaders diharapkan bisa memberikan pengalaman berharga bagi generasi muda mengenai realita pemimpin yang terjadi di lapangan.

“Mudah-mudahan seratusan anak-anak muda yang satu tahun menjadi ajudan saya, walaupun hanya seminggu, memorinya bisa ingat bahwa ini realita dalam memimpin,” ucapnya.

Program selanjutnya adalah Patriot Desa. Patriot Desa merupakan program pelatihan dan penempatan tugas bagi para pemuda untuk melaksanakan pembangunan di desa-desa di Jabar.

“Kedua saya membuat program Patriot Desa. Orang-orang yang baru lulus saya kirim ke desa-desa. Tujuannya hanya satu, bantu bisnis di desa supaya ekonomi inklusif berjalan. Jangan berpikir perkotaan saja yang punya peluang, tapi desa juga,” katanya.

Lalu ada program Petani Milenial yang juga bertujuan untuk membangun ekonomi di pedesaan. Apalagi, pangan merupakan salah satu sektor yang bertahan di tengah pandemi COVID-19.

“Kemudian kita bikin program petani milenial karena pangan adalah ekonomi yang tidak terdisrupsi oleh COVID-19, malah naik. Sampai suatu hari tinggal di desa menjadi masa depan yang menjanjikan,” kata Kang Emil.

Kang Emil juga mengatakan, Pemda Provinsi Jabar memiliki program Jabar Innovation Fellowship. Tujuan program tersebut yakni mempersiapkan generasi muda untuk mengambil peran aktif dan positif dalam menyejahterakan masyarakat.

Melalu program tersebut, Pemda Provinsi Jabar memberikan ruang bagi mahasiswa dan profesional muda yang cerdas, inovatif dan ingin berkontribusi pada bangsa dengan cara terlibat langsung dalam pengembangan dan penyelenggaraan program-program strategis Jabar.

“Kemudian ada Jabar Innovation Fellowship. Saya mengajak anak-anak muda yang kritis dan punya inovasi untuk magang selama tiga bulan di perangkat daerah,” ucapnya.

Kang Emil berpesan kepada generasi muda untuk berpegang teguh pada Pancasila. Apalagi di tengah persaingan dunia yang sangat kompetitif, Pancasila harus menjadi pegangan generasi muda untuk membawa Indonesia menjadi negara maju

“Dari saya satu, jangan bertengkar, rajut persatuan. Itu saja. Karena orang Indonesia itu kalau tidak bertengkar tidak ada yang mengalahkan. Indonesia itu kalau bersatu, tidak ada lawan. Kita akan hancur, kita akan rusak kalau tidak bisa menjaga persatuan,” ucapnya.

“Saya memotivasi. Yuk, kita jemput 2045. Kita buktikan Indonesia menjadi negara adidaya pemenang dan bukan negara pecundang. Saya hanya menyiapkan pondasi adik-adik yang memasang genteng, karpet di sebuah rumah yang namanya Indonesia Maju,” imbuhnya. (ADV)

Berita Terkait

Bupati Toha Sambut Sinergi RRI untuk Perluas Informasi Muba.
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Rutan Kelas IIB Baturaja Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Usai Divonis 4 Tahun, Kuasa Hukum Dua Terdakwa Soroti Peran Pihak Lain dalam Kasus Irigasi Air Lemutu
PLN ULP Sekayu Akan Tertibkan Kabel Internet di Tiang PLN, Beri Waktu Tiga Bulan 

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WIB

Bupati Toha Sambut Sinergi RRI untuk Perluas Informasi Muba.

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 September 2026 - 17:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang

Senin, 21 September 2026 - 17:19 WIB

Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga

Senin, 21 September 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU

Berita Terbaru

Foto korban saat di TKP

Kriminal

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 Sep 2026 - 18:06 WIB

Kota Palembang

Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga

Senin, 21 Sep 2026 - 17:19 WIB