SUARAPUBLIK.ID, Baturaja, Humas Rubaraja – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Baturaja menggelar razia penggeledahan hunian serta tes urine bagi pegawai dan perwakilan warga binaan. Kegiatan sinergis yang melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri ini menyasar seluruh blok kamar hunian guna memastikan kondisi lingkungan Rutan tetap aman dan kondusif.(21/9/2026)
Adapun jajaran APH yang turut diterjunkan dalam kegiatan ini meliputi personel Polsek Baturaja Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Baturaja Timur beserta jajaran, serta perwakilan dari Koramil 403-12 Baturaja. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan komitmen bersama dalam memberantas peredaran barang terlarang dan mencegah gangguan keamanan.
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, menyampaikan bahwa razia gabungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan serta deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Ia menekankan pentingnya respons cepat dan kewaspadaan demi menciptakan iklim pembinaan yang bersih dan tertib di dalam Rutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan teknis melalui apel bersama untuk pembagian tugas, pembekalan prosedur, serta penekanan integritas dan profesionalisme. Seluruh petugas yang terlibat diarahkan untuk menjalankan pemeriksaan secara ketat namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis sesuai SOP yang berlaku.
Usai apel pengarahan, tim gabungan langsung menyisir seluruh area, mulai dari kamar, blok hunian, tempat penyimpanan barang, hingga sudut-sudut rawan. Tak hanya penggeledahan fisik, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine acak bagi petugas dan warga binaan, di mana seluruh sampel yang diuji menunjukkan hasil keseluruhan negatif dari zat terlarang.


















