JPU Tegas! Romli Dituntut 15 Tahun dalam Kasus Pembunuhan Sadis

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat JPU membacakan Tuntutan terdakwa Romli di sidang PN Tipikor Palembang, Senin (11/5/2026)

Saat JPU membacakan Tuntutan terdakwa Romli di sidang PN Tipikor Palembang, Senin (11/5/2026)

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID-Terdakwa Romli dituntut pidana penjara selama 15 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palembang dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan terhadap Joko Samara yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (11/5/2026).

 

Tuntutan tersebut dibacakan JPU David Erikson Manalu di hadapan majelis hakim yang diketuai Samuel Ginting SH MH. Dalam persidangan, jaksa menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

 

“Menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Romli dengan pidana penjara selama 15 tahun,” tegas jaksa dalam persidangan.

 

Usai mendengarkan tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi pada sidang pekan depan.

 

Dalam surat dakwaan terungkap, kasus pembunuhan ini bermula ketika korban Joko Samara mendatangi rumah Romli yang saat itu bersama anaknya, Erik, sambil membawa pisau dan golok serta menantang berkelahi. Namun tantangan itu tidak ditanggapi.

 

Perselisihan dipicu masalah sehari sebelumnya, ketika Erik disebut terlibat konflik dengan salah satu anggota keluarga korban.

Sekitar pukul 19.00 WIB, Romli mendatangi rumah korban dengan tujuan meminta maaf dan mengajak berdamai. Namun niat tersebut justru berujung petaka setelah korban marah dan mengejar Romli menggunakan senjata tajam.

 

Romli kemudian pulang dan mengambil golok dari sepeda motornya, sementara Erik mengambil sebilah pedang.

Saksi Muhammad Ismail, adik korban, sempat berusaha melerai pertikaian. Namun ia justru diancam oleh Romli agar menjauh dari lokasi.

Dalam dakwaan disebutkan, Erik lebih dulu menyerang korban dengan pedang secara berulang kali. Romli kemudian turut mengayunkan golok ke arah kepala dan tubuh korban.

 

Meski korban sempat melakukan perlawanan dan melukai bahu kiri Romli, serangan bertubi-tubi membuat korban roboh bersimbah darah.

 

Saksi lain, Romadhon Fikri, yang melintas di lokasi kejadian juga mengaku melihat seorang perempuan bernama Rani turut mengayunkan pisau ke arah perut korban.

Warga sekitar yang melihat korban tergeletak di pinggir jalan segera membawa Joko Samara ke RSUD Palembang BARI untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

 

Sementara itu, Erik yang diduga turut terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut hingga kini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi dari pihak terdakwa sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan akhir

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat
Tujuh Tersangka Karhutla Nonkorporasi Diproses di Sumsel, Satu Perkara Segera Disidangk
Kejari Palembang Periksa Admin PT Amanda Tiga Mandiri dan Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan
Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi
Nasabah Bongkar Tabungan Raib di Sidang Korupsi BTN e-Batara Pos, Rp125 Juta Tinggal Rp200 Ribu
Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta
DPO Pencurian di PT GSB Ditangkap di Jambi, Kerugian Capai Rp97 Juta
Enam Terdakwa Korupsi Pelebaran Jalan Ratu Seriun Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Polisi Dalami Karhutla 350 Hektare di Bukit Senubut Lahat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Tujuh Tersangka Karhutla Nonkorporasi Diproses di Sumsel, Satu Perkara Segera Disidangk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Kejari Palembang Periksa Admin PT Amanda Tiga Mandiri dan Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Nasabah Bongkar Tabungan Raib di Sidang Korupsi BTN e-Batara Pos, Rp125 Juta Tinggal Rp200 Ribu

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:45 WIB

Sumsel

Hubungan Sila Pancasila dengan Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:42 WIB

Sumsel

Hubungan Diri Kita dengan Pancasila

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:40 WIB