Jorok dan tidak Higienis, Pabrik Tahu di Sukabangun Terancam Ditutup

- Redaksi

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menutup pabrik tahu di Lorong Saputra Suka Bangun, Kecamatan Sukarami. Fitri menilai, pabrik tahu tersebut tidak higienis dan jorok.

Di mana pegawai ketika mengelola bahan baku tahu sedang merokok. Hal ini terungkap ketika Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) meninjau kondisi pabrik bersama Wakil Walikota Palembang, Jum’at (21/1/2022).

“Kita lihat bersama ya, kondisi pabrik jorok, saluran sanitasinya ke lantai hingga becek serta kita temui pegawai yang merokok,” kata Fitri, usai Sidak.

Dalam hal itu, Fitri meminta kepada DLHK Palembang untuk menutup pabrik tersebut. “Karena jorok, kita minta kepada DLHK untuk menutup sementara pabrik tersebut dan memberikan pelatihan dalam kebersihan pabrik,” tegasnya.

Sementara itu Kepala BPOM Palembang, Zulkilfi, menyebutkan dari hasil temuan tersebut pihaknya tidak menemukan bahan kimia berbahaya pada tahu, tapi bahaya biologis karena kebersihan buruk.

“Sudah kita cek tahu tidak mengandung bahan kimia, namun secara biologis pabrik sangat jorok tidak bagus untuk kesehatan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB