Jembatan Ponton di Paiker, Sudah Selesai Dibangun Namun Belum Bisa Dilalui

- Redaksi

Kamis, 19 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Ponton penghubung Kecamatan Ulu Musi - Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, sudah selesai dibangun. 
Foto: alfariski

Jembatan Ponton penghubung Kecamatan Ulu Musi - Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, sudah selesai dibangun.  Foto: alfariski

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Jembatan Ponton penghubung Kecamatan Ulu Musi – Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, sudah selesai dibangun. 

Tapi hingga saat ini jembatan yang pernah ambruk karena diterjang luapan Sungai Musi pada April 2019 itu, belum bisa dilewati kendaraan sepeda motor maupun mobil.

“Jembatan belum boleh dilewati. Tapi banyak masyarakat yang lewat dengan jalan kaki pada saat jam dan waktu tertentu. Jembatan Ponton yang baru ini menjadi lokasi hiburan dan berjualan warga, karena ramai dikunjungi,” ujar Camat Paiker, Noperman Subhi.

Pihaknya sampai saat ini belum mendapat informasi kapan akan diresmikan jembatan Ponton tersebut. Warga berharap segera diresmikan sehingga bisa dilewati kendaraan.

“Warga sangat antusias menyambut jembatan yang baru ini, karena sudah 2 tahun lebih warga tidak bisa menggunakan jembatan. Warga sebelumnya terpaksa menggunakan perahu untuk menyeberang, jembatan gantung dan jalan alternatif,” katanya.

Sementara Kabid Bina Marga, DPUPR Empat Lawang, Eko Purwanto saat dikonfirmasi, pihaknya masih menunggu dari pihak Balai Besar kapan akan diresmikan. Karena pengerjaanya dari pihak Balai Besar.

“Sekarang sudah selesai, tapi belum bisa dilewati kendaraan. Kami juga masih menunggu konfirmasi pihak Balai Besar kapan akan diresmikan,” katanya. 

Untuk diketahui, pembangunan jembatan ponton penghubung Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamatan Paiker ini, dibangun dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Lima (B2PJN5) mengunakan dana APBN. (Alf)

Berita Terkait

Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang
Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian
Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari
Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung
HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Pemkab Empat Lawang Bantah Isu Mobil Dinas Rp3,5 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:08 WIB

Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:39 WIB

Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:36 WIB

Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB