Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Disperindagkop Lakukan Pengawasan

- Redaksi

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Disperindagkop dan UKM Kota Pagar alam lakukan pengawasan harga kebutuhan bahan pokok, jelang hari raya Idul Fitri 1443 H. (Photo: Delta Handoko)

Petugas Disperindagkop dan UKM Kota Pagar alam lakukan pengawasan harga kebutuhan bahan pokok, jelang hari raya Idul Fitri 1443 H. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Pagar ALAM terus melakukan pengawasan, serta pemantauan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran.

Seperti yang digelar pada Rabu pagi (20/4/2022). Satu per satu lapak kios pedagang di Pasar Terminal Nendagung dan Pasar Dempo Permai didatangi petugas Disperindagkop, sembari turut menanyakan sejumlah harga kebutuhan pokok terkini.

“Pengawasan yang digelar ini, bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, terlebih menjelang Lebaran Idul Fitri 1443 H nanti,” terang Plt Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pagar Alam, Joni.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pengawasan dan pemantauan, untuk harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Pagar Alam, beberapa bahan pokok malah mengalami penurunan harga di pasaran.

“Sementara ini, tidak ada kenaikan harga kebutuhan bahan pokok, justru harga cabai  turun, seperti cabai merah dan keriting, yang selama ini dihargai Rp30 ribu per kilogram, kini justru turun menjadi Rp25 ribu per kilogram,” jelasnya.

Begitu juga harga cabai rawit, tambah Joni, semula dihargai Rp25 ribu per kilogram menjadi Rp22 ribu per kilogram, tetapi untuk harga cabai rawit hijau naik Rp3 ribu per kilogram, dari harga Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram, harga jual beras masih tetap diharga Rp10 ribu per kilogram.

“Daging ayam Rp35 ribu per kilogram, daging sapi Rp130 ribu per kilogram, telur Rp45 ribu per karpet, minyak goreng curah Rp18.500 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan masih cukup tinggi, yang disesuaikan dengan merk pastinya. Dan bisa dibilang sejauh ini, harga kebutuhan bahan pokok masih aman terkendali,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB