Inovasi Larvitrap Terbanyak, Poltekkes Kemenkes Surabaya Catat Rekor MURI

- Redaksi

Senin, 17 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK, Surabaya: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Surabaya meraih pencatatan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk penyelenggara Inovasi Pembuatan Larvitrap Jenis Terbanyak, Senin (17/9/2018).

Larvitrap merupakan inovasi Teknologi Tepat Guna untuk mengendalikan nyamuk dengan memutus rantai keturunan penyakit demam berdarah (DBD) yaitu Aedes Aegypty.

Ada 97 karya inovasi Larvitrap yang terdiri dari 67 jenis. Inovasi itu adalah hasil karya Poltekkes Jatim, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di Jatim dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Dirjend Pencegahan Dan Pengendaalian Penyakit Anung Sugihantono mengatakan pemerintah dalam pengendalian wabah demam berdarah 3 aspek rekayasa.

“Rekayasa itu antara lain rekayasa lingkungan, proses pada dan yang terakhir pada perilaku manusia. Ketiganya harus tercover dengan baik” kata Anung di Auditorium Politekhnik Kesehatan Surabaya.

Dalam bidang rekayasa ini Pemerintah tidak hanya menggandeng perguruan tinggi, banyak juga lembaga-lembaga untuk ikut bergantian dan.

Membedakan informasi dari Gubernur Jatim, Kadinkes Jatim Kohar Hari Santoso mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang endemis vektor tular dan banyak penduduknya berdomisili didaerah yang beresiko yang tertular penyakit tular vektor khususnya demam berdarah dengue.

“Kita perempuan bersyukur mulai tahun 2018 seluruh kabupaten dan kota di Jatim telah mendapatkan sertifikat eliminasi malaria. Meskipun demikian kita harus meningkatkan kewaspadaan dalam proses untuk penyakit malaria atau kasus baru di Jatim” terang Kohar.

Jawa Timur sejak 2 sampai 3 tahun sudah terdaftar bebas malaria baru atau penularan lokal. Program pengangkatan demam berdarah menjadi prioritas nasional dalam pembangunan kesehatan.

“Rekayasa ini menjadi satu kesatuan untuk mengendalikan wabah demam berdarah,” pungkas Kohar. (BH).

Berita Terkait

Formula Memenangkan Mahjong Wins 2 Dengan Bumbu Dapur Akurat
Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Prov. Sumsel Masa Sidang IV Tahun 2025 Dapil Sumsel 2
Kunjungi SMK 8, DPRD Sumsel Serap Berbagai Aspirasi Guru dan Para Siswa
Sabia Afriyana Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kelas Bawah
Polsek BMT Monitoring Penjaringan Calon Ketua DPD dan Calon Ketua DPC Partai PDIP
DPRD Prov. Sumsel sampaikan Laporan Banggar dan bersama Gubernur sepakati Raperda Perubahan APBD Prov.Sumsel TA 2025
Potensi Rawan, Polda Sumsel Perketat Pengamanan PSU di Empat Lawang
DPRD OKU Timur Setujui 4 Raperda Usulan Bupati

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:01 WIB

Formula Memenangkan Mahjong Wins 2 Dengan Bumbu Dapur Akurat

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:35 WIB

Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Prov. Sumsel Masa Sidang IV Tahun 2025 Dapil Sumsel 2

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:12 WIB

Kunjungi SMK 8, DPRD Sumsel Serap Berbagai Aspirasi Guru dan Para Siswa

Kamis, 25 September 2025 - 16:52 WIB

Sabia Afriyana Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kelas Bawah

Rabu, 10 September 2025 - 14:28 WIB

Polsek BMT Monitoring Penjaringan Calon Ketua DPD dan Calon Ketua DPC Partai PDIP

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Starlink untuk Sekolah

Senin, 16 Mar 2026 - 13:10 WIB