Inflasi Sumsel pada November 2025 Turun ke 2,91 Persen

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto. Foto: Tia

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mencatat inflasi tahunan pada November 2025 sebesar 2,91 persen yang menunjukkan penurunan dibandingkan dua bulan sebelumnya.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto menyampaikan inflasi November turun dari September yang mencapai 3,44 persen dan Oktober yang berada di level 3,49 persen.

“Tren inflasi bulan lalu lebih rendah dibandingkan dua bulan sebelumnya,” ujar Wahyu, Senin (1/12/2025).

Ia menjelaskan sembilan dari sebelas kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga sementara dua kelompok lainnya turun.

Menurut dia, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil 1,29 persen.

Selain itu kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga memberikan kontribusi besar dengan andil 1,26 persen pada November.

“Komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi bulan lalu adalah emas perhiasan, cabai merah, bahan bakar rumah tangga, dan telur ayam ras,” jelasnya.

Ia menyebut inflasi bulanan (month-to-month/mtm) tercatat 0,02 persen dan lebih rendah dibandingkan capaian pada Oktober.

“Inflasi bulanannya juga turun dan emas perhiasan kembali menjadi komoditas dengan andil terbesar meski skalanya kecil, yaitu 0,03 persen. Ini jauh lebih rendah daripada November 2024 yang mencapai 0,58 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Duddy Adiyatna mengatakan tiga komoditas yang paling sering memicu inflasi sepanjang tahun adalah emas perhiasan, bahan bakar rumah tangga, dan beras.

“Tiga komoditas ini menunjukkan adanya tekanan harga yang dipengaruhi faktor global, energi, dan pangan,” katanya.

Menurutnya, sejumlah insentif dan program pemerintah membantu menahan laju inflasi di Sumsel sepanjang tahun.

“Diskon tarif listrik, potongan harga tiket pesawat, promo paket internet, dan program swasembada menjadi faktor yang meredam inflasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemuda Indonesia Berdaya Sumsel Siap Kawal Pembangunan di Era Prabowo–Gibran
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Terima Apresiasi BKKBN Sumsel atas Dukungan Program TAMASYA
Telkomsel Bagikan Masker kepada Jurnalis Ekonomi di Tengah Kabut Asap Palembang
Pemkot Palembang Gandeng Telkomsel, 4.000 Siswa Kurang Mampu Dapat Kuota Internet Gratis untuk PJJ
Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun
Berikan Layanan Prima Dinas Damkarmat dan 9 OPD Terbaik Diganjar Penghargaan, Oleh Walikota Kota Ratu 
Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolda Sumsel Ajak 42 Jurnalis Berbagi Lewat Donor Darah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Pemuda Indonesia Berdaya Sumsel Siap Kawal Pembangunan di Era Prabowo–Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Terima Apresiasi BKKBN Sumsel atas Dukungan Program TAMASYA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Telkomsel Bagikan Masker kepada Jurnalis Ekonomi di Tengah Kabut Asap Palembang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkot Palembang Gandeng Telkomsel, 4.000 Siswa Kurang Mampu Dapat Kuota Internet Gratis untuk PJJ

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun

Berita Terbaru

Sumsel

Sekda Muba Ikuti Pra Ekspos Bersama BKN Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:32 WIB

Empat Lawang

Warga Klaim Lahan 75 Hektare Milik PTPN IV, Manajemen Buka Mediasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:10 WIB