Hormati Daerah Terkena Musibah, Pemkot Larang Warga Rayakan Tahun Baru Berlebihan

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat edaran Walikota Pagar Alam terkait imbauan perayaan tahun baru. (Photo: Istimewa)

Surat edaran Walikota Pagar Alam terkait imbauan perayaan tahun baru. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sebagai bentuk empati terhadap Daerah yang terkena bencana longsor dan banjir bandang yang menerjang provinsi Aceh,Sumatera Utara dan Sumatera Barat,Pemkot Pagar Alam menghimbau warganya tidak terlalu euforia merayakan malam pergantian tahun.

Imbauan ini tertuang dalam surat edaran Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Nomor: 800/283/SD/2025 kepada seluruh jajarannya hingga ke tingkat RT dan RW se-Kota Pagar Alam dengan point sebagai berikut:

1. Menyikapi pergantian Tahun Baru secara bijak dan sederhana, dengan mengedepankan ketenangan, kepedulian sosial, dan empati kemanusiaan.

2. Tidak mendorong atau menyelenggarakan perayaan Tahun Baru yang bersifat euforia, seperti pesta terbuka, konvoi, atau kegiatan sejenis yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

3. Menyesuaikan langkah-langkah pengendalian ketertiban dan keamanan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pagar Alam Mastullah Muchlis menindaklanjuti edaran tersebut pihaknya menyiapkan tiga pleton personelnya di tambah dua ratus personel polisi Polres Pagar Alam untuk menjaga kondusifitas malam pergantian tahun tanggal 31 Desember besok.

“Benar pak Walikota meminta warga untuk tidak terlalu euforia merayakan malan pergantian tahun sebagai bentuk empati kita kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Aceh,Sumut dan Sumbar,” imbuhnya.

Di katakan Mastulla aktivitas perayaan yang pemkot harapkan masyarakat tidak laksanakan pada malam pergantian tahun seperti penyalaan musik dan kembang api serta kegiatan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Untuk itu kata dia pihaknya menyiagakan petugas yang di tempatkan di lokasi lokasi yang biasa jadi pusat keramaian dan perkumpulan warga pada moment itu seperti alun alun utara dan selatan kota serta lokasi wisata.

“Musik dan kembang api di larang di adakan juga konvoi kendaraan terutama di lokasi lokasi tertentu misal alun alun kota dan lokasi wisata kawatir dapat menggangu ketertiban umum himbauan ini juga telah di sampaikan ke lingkungan warga masing masing untuk menjaga ketentraman bersama,” tandasnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman

Berita Terbaru