Herman Deru Beri Ruang Penyandang Tunanetra Masuk Pasar Kerja Informal

- Redaksi

Kamis, 7 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan  terus berupaya untuk menjaga dan memelihara hak dan penghormatan eksistensi penyandang disabilitas terutama masalah aksesbilitas.

Hal tersebut dituangkannya saat menerima Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (7/7) siang.

Gubernur Herman Deru menghimbau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Dinas Sosial untuk mengupayakan agar profesi dari penyandang disabilitas tunanetra tidak mesti menjadi tukang pijat saja.

“Coba di fikirkan dulu tentang profesi jangan berkutat di pijat saja, jadi yang ada keterampilan kalau bisa kita rekrut ya rekrut,” ungkapnya.

Diakui Herman Deru, sebagai pemimpin daerah Ia akan menciptakan suasana ramah bagi kaum disabilitas, baik urusan infrastruktur maupun kehidupan sosial di masyarakat melalui penyetaraan hak.

Dia iketahui tunanetra yang saat ini ada di Provinsi Sumsel jumlahnya mencapai 400 jiwa.

“Saya sangat bangga Pertuni ini sudah sangat mandiri untuk menopang ekonomi keluarga, Pesan saya utamakan sekolah anak-anak,

Kalau pun ada kesulitan bisa ke Dinsos,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Ketua Dewan Pengurus DPD Pertuni Sumsel, Jhon Hendi mengatakan, Pertuni merupakan organisasi kemasyarakatan tunanetra Tingkat Nasional, bertujuan mewujudkan keadaan yang kondusif bagi tunanetra untuk menjalankan kehidupan individu sebagai warga negara yang cerdas, mandiri, produktif tanpa diskriminasi dalam segenap aspek kehidupan, dan penghidupan.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Sumsel yang sejak 40 tahun organisasi ini dibentuk, Pemprov Sumsel selalu memberikan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Provinsi Sumsel.

“Pertuni merasa dihormati dan dihargai 40 tahun ada disini Pak, kita sampaikan juga  hasil musyawarah daerah yang lalu, kita telah menemukan kepengurusan baru yang diketuai oleh  Iwan Susanto,” tambahnya

“Terimakasih atas respons baik Pemprov Sumsel yang telah mendengar masukan-masukan organisasi penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah
Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga
Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi
Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa
Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa
Aliansi Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Presiden saat Demo di DPRD Sumsel
Mempercepat Respons Darurat, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi Hotline Bebas Pulsa 110
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Sukses Gelar Panen Jagung Kuartal II 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa

Berita Terbaru

Foto : pelaku usai berobat di RS Siti Fatimah

Kota Palembang

Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:24 WIB

Foto : korban d Rumah sakit RSMP

Kota Palembang

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Jun 2026 - 20:42 WIB