Harvey Malaiholo Diperiksa MKD Besok, Kasus Nonton Video Porno

- Redaksi

Rabu, 18 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harvey Malaiholo.
Foto: net

Harvey Malaiholo. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bakal meminta klarifikasi anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harvey Malaiholo soal dugaan menonton video porno saat rapat, Kamis (19/5)lalu.

Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman mengatakan bahwa pemanggilan untuk meminta klarifikasi Harvey menjadi salah satu keputusan dalam rapat internal MKD DPR yang digelar pada Selasa (17/5).

Selain memanggil Harvey selaku teradu, menurutnya, MKD DPR juga akan memanggil pihak pengadu untuk dimintai keterangan.

“Kemarin rapat internal sudah yang dilaksanakan secara hybrid memutuskan ada belasan perkara termasuk saudara HM [Harvey Malaiholo] yang akan dilakukan pemanggilan klarifikasi,” kata pemilik sapaan akrab Habib kepada CNNIndonesia.com, Rabu (18/5/2022).

“Jadwalnya kalau enggak salah besok, Kamis 19 Mei 2022. Jadi para pengadu dan teradu dipanggil,” sambungnya.

Intinya, Habib berkata, MKD DPR menegaskan bahwa semua pengaduan yang masuk akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutur dia.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai PDIP DPR Bambang Wuryanto menyatakan bahwa fraksinya tidak akan memberikan sanksi kepada Harvey yang diduga menonton video porno saat mengikuti rapat di Komisi IX DPR.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan Harvey manusiawi. Dia pun menyebut, Harvey membuka video porno itu secara tak sadar.

“Kan begitu, untuk itu fraksi mohon izin ini kan kesalahan yang manusiawi. Jadi kalau itu dianggap salah, tapi kan ini orang enggak sadar bukanya. Enggak sadar membuka,” ucap pemilik sapaan akrab Pacul itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (14/4).

“Kan apakah karena seperti ini kemudian diberi sanksi, kalau fraksi sudah jelas tidak akan memberikan sanksi,” tambahnya.

Ia menerangkan, Harvey tiba-tiba dikirim pesan melalui WhatsApp yang berisi konten video porno.

Namun, Pacul tak memungkiri jika memang ada pihak hendak melaporkan yang bersangkutan dengan alasan melanggar kode etik anggota dewan.

Menurutnya, hal itu tidak menjadi bagian dari Fraksi PDIP untuk menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan. Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada MKD DPR untuk menilai lebih lanjut. (*)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta
Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI
Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur
KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY
Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026
Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di OKU Selatan
Ketua DPRD Sumsel dan Unsur Buruh Audiensi ke Kemenaker RI dan DPR RI Jakarta, 12–13 Mei 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:38 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta

Senin, 25 Mei 2026 - 19:24 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI

Senin, 25 Mei 2026 - 18:45 WIB

Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:16 WIB

KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia

Berita Terbaru